HOME  ⁄  Nasional

Kemendes Dorong Desa Miliki Situs Web untuk Tingkatkan Transparansi, Gelar Lomba Nasional 2027

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemendes Dorong Desa Miliki Situs Web untuk Tingkatkan Transparansi, Gelar Lomba Nasional 2027
Foto: (Sumber :Seorang warga sedang membuka situs web Desa Podenura, Nagekeo, NTT. ANTARA/Fransiska Mariana Nuka.)

Pantau - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mendorong pemerintah desa di seluruh Indonesia memanfaatkan situs web atau website sebagai sarana meningkatkan transparansi, memperkuat keamanan digital, serta memperkenalkan potensi dan kegiatan desa kepada masyarakat luas.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendes PDT, Ari Indarto Sutjiatmo, menyampaikan hal tersebut dalam Sosialisasi Lomba Website Desa Nasional 2027 yang digelar secara daring, Kamis (29/10/2026).

Menurut Ari, keberadaan situs web desa dapat menjadi media penyampaian informasi pemerintahan sekaligus mendorong keterbukaan kepada masyarakat.

"Keberadaan website ini teman-teman di desa dapat menampilkan dirinya untuk menginspirasi transparansi," kata Ari dalam kegiatan yang diikuti secara daring dari Jakarta.

Kemendes PDT juga menyiapkan Lomba Website Desa Nasional 2027 sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah desa yang memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan keterbukaan informasi.

Kemendes Dorong Transparansi Pemerintahan Melalui Situs Web Desa

Ari menjelaskan bahwa situs web desa memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih terbuka dan mudah diakses masyarakat.

Melalui platform digital tersebut, pemerintah desa dapat menampilkan berbagai informasi mengenai kegiatan, program, serta karya yang telah dihasilkan.

Pemanfaatan situs web juga memungkinkan masyarakat mengetahui perkembangan kegiatan pemerintahan desa tanpa harus selalu datang langsung ke kantor desa.

Selain meningkatkan transparansi, keberadaan situs web dapat membantu desa memperkenalkan potensi dan identitas wilayahnya kepada masyarakat di luar daerah.

Menurut Ari, pemanfaatan teknologi informasi tersebut sejalan dengan upaya pengembangan pemerintahan digital yang terus didorong pemerintah.

Kemendes PDT juga menilai keberadaan situs web dapat mendukung peningkatan keamanan digital dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Lomba Situs Web Desa Nasional 2027 Jadi Ajang Apresiasi

Sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi digital, Kemendes PDT menyelenggarakan Lomba Website Desa Nasional 2027.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah desa yang telah berupaya menghadirkan keterbukaan informasi melalui situs web.

Ari menegaskan bahwa penyelenggaraan lomba tidak semata-mata bertujuan mencari desa yang paling unggul dalam pengelolaan teknologi digital.

Menurutnya, kegiatan tersebut lebih diarahkan untuk memberikan apresiasi terhadap usaha pemerintah desa dalam memperkenalkan wilayah dan kegiatannya kepada masyarakat.

“Ini bukan untuk hebat-hebatan, tapi lebih untuk bagaimana kita merepresentasikan atau menampilkan desa kita masing-masing supaya lebih dikenal mudah oleh masyarakatnya sendiri maupun oleh masyarakat di luarnya,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong pemerintah desa semakin aktif memanfaatkan sarana digital untuk menyampaikan informasi dan memperkenalkan potensi daerah.

Penghargaan Lomba Situs Web Desa Dijadwalkan pada Hari Desa 2027

Kemendes PDT menjadwalkan pemberian penghargaan kepada pemenang Lomba Website Desa Nasional 2027 bertepatan dengan peringatan Hari Desa pada 15 Januari 2027.

Informasi pendaftaran lomba disediakan melalui portal resmi Kemendes PDT di alamat https://haridesa.kemendesa.go.id/lombawebsite.

Dalam informasi yang disampaikan, periode pendaftaran tercantum pada 2 hingga 13 November 2025, meskipun kegiatan yang disosialisasikan merupakan lomba tahun 2027.

Dengan demikian, jadwal pendaftaran tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut melalui portal resmi penyelenggara.

Kemendes PDT menegaskan bahwa pengembangan situs web desa merupakan bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap semakin banyak desa mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan transparansi, memperluas jangkauan informasi, dan memperkenalkan kegiatan serta potensi desa kepada masyarakat.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026