
Pantau - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meminta para lulusan pendidikan menengah dan pendidikan khusus yang mengikuti program magang serta bekerja di luar negeri untuk turut mempromosikan produk Indonesia dan menjaga citra bangsa di tingkat internasional.
Pesan tersebut disampaikan Mu'ti dalam kegiatan Pelepasan 3.000 Lulusan Dikmen Diksus Magang dan Kerja di Luar Negeri yang dipantau secara daring dari Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).
Menurutnya, keberangkatan generasi muda ke luar negeri tidak hanya bertujuan membuka kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga membawa misi memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional.
Mu'ti menilai para peserta magang berpotensi menjadi bagian dari diaspora yang membantu memperluas pasar produk nasional di negara tempat mereka bekerja.
“Diaspora-diaspora itu bisa menjadi bagian dari marketers Indonesia yang memungkinkan terjadinya ekspor produk-produk Indonesia ke mancanegara,” kata Mu'ti.
Mendikdasmen Dorong Peserta Magang Promosikan Produk Nasional
Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa keberadaan warga Indonesia di luar negeri dapat memberikan manfaat lebih luas bagi perekonomian nasional.
Menurutnya, para peserta magang dan pekerja Indonesia memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk dalam negeri kepada masyarakat di negara tujuan.
Peran tersebut dinilai dapat membuka peluang pemasaran sekaligus mendukung ekspor produk Indonesia ke pasar internasional.
Mu'ti juga menekankan bahwa pencapaian peserta magang dalam berbagai bidang pekerjaan dapat menjadi nilai tambah bagi citra Indonesia.
Prestasi dan kemampuan yang ditunjukkan selama bekerja di luar negeri diharapkan dapat memperkuat peran diaspora dalam mendukung kemajuan bangsa.
Ia mengingatkan bahwa setiap sektor pekerjaan memiliki kontribusi terhadap pembangunan dan keberhasilan suatu negara.
Karena itu, peserta magang diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan bekerja di luar negeri untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membawa nama baik Indonesia.
Pendidikan Dinilai Penting untuk Meningkatkan Kompetensi Generasi Muda
Mu'ti menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, proses pendidikan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan kompetensi yang diperlukan dalam berbagai profesi.
Kemampuan tersebut menjadi bekal bagi lulusan untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.
Program magang dan kerja di luar negeri juga memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menerapkan keterampilan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
Mu'ti menilai pengembangan kompetensi perlu terus dilakukan agar para lulusan mampu menjalankan pekerjaan di berbagai sektor.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam dunia kerja dapat menjadi bagian dari kontribusi generasi muda terhadap Indonesia.
Abdul Mu'ti Persilakan Peserta Menetap di Luar Negeri Asalkan Tetap Cinta Indonesia
Selain mendorong peningkatan kompetensi, Mu'ti berpesan agar peserta magang tetap menjaga identitas dan jati diri sebagai warga negara Indonesia.
Ia menyampaikan bahwa para peserta memiliki pilihan untuk kembali ke tanah air setelah menyelesaikan program maupun melanjutkan kehidupan di luar negeri.
Mu'ti menyatakan tidak mempermasalahkan apabila terdapat peserta yang memutuskan untuk bekerja atau menetap di negara lain.
“Yang tadi mau pulang ke dalam negeri bagus juga, tapi seandainya apabila anda memutuskan untuk tidak pulang juga tidak apa-apa,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan untuk tinggal di luar negeri tidak seharusnya menghilangkan keterikatan dengan Indonesia.
Menurutnya, para peserta tetap dapat berkontribusi bagi bangsa melalui prestasi, pekerjaan, dan peran mereka dalam memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional.
Pesan tersebut disampaikan kepada para lulusan yang akan menjalani program magang dan kerja di berbagai negara sebagai bagian dari persiapan menghadapi dunia kerja global.
- Penulis :
- Aditya Yohan




