HOME  ⁄  Nasional

Banjir Rusak Jembatan Gantung di Aceh Barat, Ribuan Warga Dua Desa Terdampak

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Banjir Rusak Jembatan Gantung di Aceh Barat, Ribuan Warga Dua Desa Terdampak
Foto: Satu unit jembatan gantung yang membentang di daerah aliran sungai (DAS) Krueng Woyla, di kawasan Desa Kajeung-Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat rusak parah akibat diterjang banjir, Minggu (1/10/2026).

Pantau - Jembatan gantung sepanjang sekitar 100 meter yang menghubungkan Desa Kajeung dan Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, mengalami kerusakan parah akibat diterjang banjir pada Minggu (1/11/2026) tengah malam.

Kerusakan jembatan yang membentang di daerah aliran sungai (DAS) Krueng Woyla tersebut menyebabkan akses transportasi ribuan warga terganggu.

Camat Sungai Mas Zulkifli mengatakan jembatan gantung tersebut merupakan salah satu sarana penyeberangan yang digunakan masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Akibat rusak dan putusnya jembatan gantung ini menyebabkan transportasi warga terganggu,” kata Zulkifli kepada ANTARA di Meulaboh, Minggu siang.

Akibat terputusnya akses tersebut, masyarakat harus menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh untuk menuju ibu kota kecamatan.

Ribuan Warga Harus Memutar Sejauh Lima Kilometer

Zulkifli menjelaskan kerusakan jembatan gantung menyebabkan warga Desa Kajeung dan Desa Tungkop kembali menghadapi kesulitan akses transportasi.

Jembatan tersebut sebelumnya menjadi penghubung penting bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antardesa maupun menuju pusat pemerintahan kecamatan.

Setelah jembatan mengalami kerusakan parah, warga terpaksa memutar sejauh lima kilometer untuk mencapai ibu kota Kecamatan Sungai Mas.

Kondisi tersebut berdampak terhadap mobilitas ribuan warga yang selama ini mengandalkan jembatan gantung sebagai jalur penyeberangan.

Kerusakan terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya selama dua hari terakhir.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir menerjang jembatan hingga merusak konstruksi sarana penyeberangan tersebut.

Jembatan Pernah Rusak Akibat Banjir Bandang 2025

Zulkifli mengungkapkan bahwa jembatan gantung penghubung kedua desa tersebut sebelumnya juga pernah mengalami kerusakan akibat bencana banjir bandang.

Peristiwa tersebut terjadi ketika banjir bandang melanda wilayah Aceh pada 26 November 2025.

Setelah mengalami kerusakan, jembatan tersebut diperbaiki oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 2026.

Hasil perbaikan itu memungkinkan masyarakat kembali menggunakan jembatan sebagai sarana penyeberangan dan akses transportasi publik.

Namun, banjir yang kembali melanda wilayah Sungai Mas pada awal November 2026 menyebabkan jembatan tersebut rusak parah untuk kedua kalinya.

Kerusakan berulang itu kembali memutus akses langsung masyarakat yang sebelumnya telah pulih setelah perbaikan dilakukan.

BPBD Aceh Barat Kerahkan Tim Gabungan

Pemerintah Kecamatan Sungai Mas telah melaporkan kerusakan jembatan gantung kepada pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Kerusakan jembatan gantung ini juga sudah kami laporkan kepada pimpinan daerah dan instansi terkait,” ucap Camat Zulkifli.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat Dharmawan mengatakan pihaknya telah mengambil langkah penanganan terhadap dampak bencana tersebut.

BPBD Aceh Barat telah mengerahkan tim gabungan menuju lokasi bencana untuk memberikan penanganan kepada masyarakat terdampak.

Pengerahan tim dilakukan sebagai respons terhadap kerusakan infrastruktur akibat banjir yang mengganggu akses transportasi warga di Kecamatan Sungai Mas.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026