
Pantau - Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menggelar pelatihan penggunaan aplikasi SCABISMART untuk mendukung deteksi dini penyakit skabies di Pondok Pesantren Darunna’im YAPIA, Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan bertajuk SCABISMART: Penerapan Aplikasi Skrining Digital untuk Deteksi Dini Penyakit Scabies tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pengelola pesantren, tenaga kesehatan, dan santri dalam memanfaatkan teknologi untuk pemeriksaan awal penyakit kulit.
Ketua Tim Dosen Pengabdi UPNVJ Erly Krisnanik mengatakan program tersebut merupakan upaya penerapan teknologi digital untuk mendukung kesehatan santri di lingkungan pondok pesantren.
“Melalui penerapan aplikasi skrining digital, program ini bertujuan mendukung deteksi dini scabies sekaligus meningkatkan kemampuan pengguna dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung kesehatan santri,” kata Erly di Jakarta, Minggu (1/11/2026).
Pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Kedokteran UPNVJ bersama Pondok Pesantren Darunna’im YAPIA Bogor sebagai mitra kegiatan.
Aplikasi SCABISMART Dukung Pemeriksaan Awal Skabies
Erly menjelaskan bahwa aplikasi SCABISMART dikembangkan untuk membantu pelaksanaan skrining awal penyakit skabies secara lebih terstruktur.
Penggunaan aplikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengguna dalam melakukan deteksi dini sekaligus mendukung koordinasi pelayanan kesehatan di lingkungan pesantren.
Melalui pelatihan dan pendampingan, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan penggunaan aplikasi secara langsung.
Pendekatan tersebut dilakukan agar setiap kelompok pengguna dapat memahami fungsi aplikasi sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Kelompok pengguna meliputi administrator, tenaga kesehatan, santri, serta ustaz dan ustazah yang bertugas sebagai pengawas.
Selain itu, unsur hubungan masyarakat atau humas pesantren juga dilibatkan dalam kegiatan pelatihan.
Erly menekankan bahwa keterlibatan berbagai kelompok pengguna diperlukan agar penerapan aplikasi dapat berjalan sesuai kebutuhan lingkungan pesantren.
Pengelola Pesantren Mendapat Pendampingan Khusus
UPNVJ tidak hanya memberikan pelatihan penggunaan aplikasi, tetapi juga menyiapkan pendampingan lanjutan bagi pengelola sistem SCABISMART.
Pendampingan tersebut terutama ditujukan kepada administrator yang akan bertanggung jawab terhadap pengoperasian dan pengelolaan aplikasi.
Menurut Erly, kemampuan administrator dalam menjalankan sistem secara mandiri menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan penggunaan teknologi tersebut.
Tim pengabdian masyarakat UPNVJ memberikan pendampingan khusus agar pengelola memahami mekanisme operasional aplikasi.
Pendampingan lanjutan juga difokuskan pada kesiapan administrator dalam mendukung penggunaan SCABISMART secara berkelanjutan.
Melalui langkah tersebut, Pondok Pesantren Darunna’im YAPIA Bogor diharapkan mampu mengelola aplikasi secara mandiri setelah kegiatan pelatihan selesai.
Kolaborasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Komputer
Program SCABISMART melibatkan kerja sama lintas disiplin antara bidang teknologi informasi dan kesehatan.
Kolaborasi Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Kedokteran UPNVJ dilakukan untuk mendukung penerapan teknologi dalam kebutuhan kesehatan masyarakat pesantren.
Erly mengatakan penggunaan aplikasi diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara tenaga kesehatan, pengelola pesantren, pengawas, dan santri.
Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pelaksanaan skrining awal penyakit skabies secara lebih terstruktur.
“Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi wujud penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat di lingkungan pondok pesantren,” kata dia.
Kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua Pondok Pesantren Darunna’im YAPIA Bogor Ustadz Nur Rohim.
Pembukaan kegiatan tersebut turut melibatkan kelompok pengguna yang nantinya akan mengoperasikan aplikasi SCABISMART.
“Pendekatan ini ditujukan agar peserta memahami penggunaan aplikasi sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya,” kata dia.
Tim Pengabdian UPNVJ Libatkan Dosen dan Mahasiswa
Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat tersebut dipimpin oleh Erly Krisnanik sebagai ketua tim dosen pengabdi UPNVJ.
Tim tersebut beranggotakan dr. Isniani Ramadhani Sekar Prabarini, Yosha Putri Wahyuni, dan Kraugusteeliana.
Selain para dosen, kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa, yakni Septian Sugiarta Saputra dan Dianingtas Hartono Simajorang.
Keterlibatan dosen dan mahasiswa menjadi bagian dari pelaksanaan program pengabdian yang menggabungkan pemanfaatan teknologi digital dengan kebutuhan pelayanan kesehatan.
Melalui pelatihan dan pendampingan SCABISMART, UPNVJ berharap proses deteksi dini skabies di lingkungan Pondok Pesantren Darunna’im YAPIA Bogor dapat dilakukan secara lebih terstruktur.
Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan pengelola pesantren dalam memanfaatkan aplikasi digital secara mandiri dan berkelanjutan.
- Penulis :
- Gerry Eka




