HOME  ⁄  Hiburan

Pemkot Jakarta Pusat Dorong Regenerasi Perajin Ondel-Ondel dan Gigi Balang Betawi

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkot Jakarta Pusat Dorong Regenerasi Perajin Ondel-Ondel dan Gigi Balang Betawi
Foto: Ilustrasi topeng ondel-ondel.

Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Pusat mendorong pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang sebagai upaya melestarikan budaya Betawi, menjaga regenerasi perajin, sekaligus mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis ekonomi kreatif.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menilai keterampilan membuat ornamen tradisional Betawi perlu diwariskan kepada generasi muda agar keberadaan perajin tetap terjaga pada masa mendatang.

"Kegiatan ini sangat penting untuk generasi muda, khususnya Betawi agar ke depan bisa membuat ondel-ondel dan gigi balang dengan aturan yang sudah dibuat," kata Arifin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (1/11/2026).

Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan salah satu bentuk penerapan Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2017 tentang Ikon Budaya Betawi.

Peraturan tersebut menetapkan 11 ikon budaya Betawi, termasuk kesenian ondel-ondel dan ornamen gigi balang.

Regenerasi Perajin Jadi Prioritas Pelestarian Budaya

Arifin mengatakan pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang yang dilaksanakan Bamus Suku Betawi 1982 memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan keterampilan tradisional.

Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya mengenal bentuk dan fungsi ornamen budaya Betawi, tetapi juga perlu menguasai teknik pembuatannya.

Penguasaan keterampilan tersebut diperlukan agar pengetahuan para perajin dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.

"Kita ingin jangan sampai anak keturunan kita tidak bisa membuatnya, yang hanya tahu melihatnya saja. Nanti kalau perajin yang sekarang sudah tidak aktif kita jangan sampai kebingungan," ujarnya.

Arifin menilai pelatihan menjadi salah satu cara untuk mencegah terputusnya regenerasi perajin ketika para pembuat kerajinan yang saat ini aktif tidak lagi menjalankan usahanya.

Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan mampu mempertahankan keterampilan pembuatan ornamen budaya sesuai ketentuan yang berlaku.

Kerajinan Betawi Berpotensi Kembangkan UMKM

Selain mendukung pelestarian budaya, Arifin melihat pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang memiliki peluang untuk meningkatkan kegiatan ekonomi kreatif masyarakat.

Keterampilan membuat kerajinan tradisional dinilai dapat dikembangkan menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi.

Karena itu, Arifin berharap hasil pelatihan dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama dengan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM).

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu pengembangan produk kerajinan berbasis identitas budaya Betawi.

Dengan pengembangan usaha yang tepat, keterampilan membuat ondel-ondel dan gigi balang berpotensi menjadi sumber penghasilan bagi para pelaku UMKM.

Arifin juga berharap lokasi pelatihan dapat berkembang menjadi pusat pembuatan ondel-ondel di Jakarta.

"Dari lokasi tersebut semoga kita tularkan untuk tempat yang lain dan jadi sentral lokasi pembuatan Ondel-Ondel di Jakarta," ujar Arifin.

Ia menginginkan lokasi tersebut tidak hanya menjadi tempat produksi kerajinan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat dari wilayah lain.

Bamus Suku Betawi Perluas Pelatihan Kerajinan Tradisional

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Harian DPP Bamus Suku Betawi 1982 Agus Rahman mengatakan pelatihan tersebut merupakan bentuk kerja sama antara masyarakat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, kolaborasi itu bertujuan mempertahankan keberadaan budaya dan kesenian Betawi melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Agus menjelaskan bahwa Bamus Suku Betawi 1982 sebelumnya telah menyelenggarakan berbagai pelatihan pembuatan produk tradisional.

Kegiatan tersebut mencakup keterampilan kerajinan maupun pengolahan kuliner khas Betawi.

"Kami sudah melaksanakan pelatihan seperti ini tidak hanya ondel-ondel dan gigi balang. Sebelumnya kami pernah adakan pelatihan pembuatan kerak telur, kebaya kerancang, elang bondol, batik, dan lain-lain," kata Agus.

Berbagai pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus mempertahankan keterampilan pembuatan produk yang termasuk dalam ikon budaya Betawi.

Pelatihan Diharapkan Jadi Pusat Pembelajaran Budaya

Pemerintah Kota Jakarta Pusat berharap pelatihan keterampilan tradisional dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Selain menjaga keberadaan perajin, kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan usaha kerajinan yang memiliki ciri khas budaya Betawi.

Arifin juga mendorong agar pengetahuan yang diperoleh peserta pelatihan dapat disebarluaskan kepada masyarakat di wilayah lainnya.

Dengan demikian, keterampilan membuat ondel-ondel dan gigi balang tidak hanya dipertahankan oleh perajin yang sudah berpengalaman, tetapi juga dapat diteruskan oleh generasi muda.

Melalui kolaborasi pemerintah dan Bamus Suku Betawi 1982, pelestarian budaya diharapkan dapat berjalan seiring dengan penguatan UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat Jakarta.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026