HOME  ⁄  Nasional

FASTA Rescue Siapkan Relawan Terlatih untuk Cegah Karhutla dan Perkuat Mitigasi Bencana di Indonesia

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

FASTA Rescue Siapkan Relawan Terlatih untuk Cegah Karhutla dan Perkuat Mitigasi Bencana di Indonesia
Foto: Universitas Negeri Jakarta, Minggu 18/10/2026 (sumber: FASTA Jakarta)

Pantau - Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (FASTA) Rescue memperkuat upaya mitigasi bencana nasional dengan menyiapkan relawan terlatih untuk mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla yang berpotensi merusak ekosistem, mengganggu kesehatan masyarakat, serta membahayakan keselamatan warga di sekitar kawasan hutan.

Ketua FASTA Rescue, Rio Susanto, dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa pembentukan unit penanggulangan bencana tersebut merupakan respons terhadap kebutuhan personel yang memiliki keterampilan khusus serta kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi situasi darurat.

Menurut Rio, penanganan karhutla membutuhkan relawan yang mampu bekerja di medan sulit, termasuk kawasan hutan terbakar dan wilayah dengan akses terbatas.

FASTA Rescue memanfaatkan keterampilan dasar para siswa dan alumni pecinta alam, seperti navigasi darat, kemampuan bertahan hidup di alam bebas, kerja sama tim, serta pertolongan pertama, untuk dikembangkan menjadi kompetensi penanggulangan bencana yang lebih profesional.

FASTA Rescue Perkuat Pelatihan Relawan untuk Mitigasi Karhutla

Rio menjelaskan bahwa FASTA Rescue memberikan pendidikan dan pelatihan kepada anggotanya mengenai prosedur penanganan bencana, keselamatan personel, serta langkah mitigasi kebakaran hutan dan lahan.

"Kami membekali anggota dengan pendidikan dan pelatihan prosedur penanganan bencana yang ketat. Kunci dari penanganan karhutla bukan hanya saat api membesar, melainkan pada penguatan kapasitas mitigasi, deteksi dini, dan kesiapsiagaan di tingkat tapak," ujar Rio Susanto.

Ia menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman ketika api sudah meluas, tetapi harus dimulai melalui pencegahan, penguatan kapasitas masyarakat, dan penerapan sistem deteksi dini.

Untuk meningkatkan kemampuan teknis relawan, FASTA Rescue mengembangkan program pelatihan intensif dengan dukungan otoritas kebencanaan, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman relawan mengenai taktik pemadaman kebakaran dari darat, prosedur keselamatan, serta kemampuan menghadapi berbagai risiko ketika bertugas di kawasan hutan.

Melalui program tersebut, FASTA Rescue berupaya memastikan setiap relawan tidak hanya memiliki semangat membantu masyarakat, tetapi juga menguasai keterampilan teknis yang diperlukan dalam penanganan keadaan darurat.

Selain meningkatkan kapasitas personel, organisasi tersebut memperkuat kesiapsiagaan posko kebencanaan melalui pembentukan jaringan relawan berbasis siswa dan alumni pecinta alam di berbagai wilayah.

Jaringan tersebut dipersiapkan agar dapat dimobilisasi untuk mendukung pemantauan titik api dan membantu penanganan karhutla sesuai kebutuhan di lapangan.

Keberadaan relawan yang terorganisasi diharapkan dapat meningkatkan kecepatan respons terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Edukasi Masyarakat Jadi Prioritas Pencegahan Kebakaran Hutan

Selain menyiapkan relawan, FASTA Rescue menempatkan edukasi masyarakat sebagai bagian penting dalam strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Program edukasi menyasar masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan agar memahami faktor penyebab kebakaran serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara mandiri.

Salah satu materi yang diberikan berkaitan dengan pentingnya menjaga kelembapan lahan gambut untuk mengurangi risiko munculnya titik api.

Masyarakat juga didorong untuk menghindari praktik pembukaan lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang meluas dan sulit dikendalikan.

Melalui pendekatan tersebut, FASTA Rescue berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan sekaligus memperkuat keterlibatan warga dalam pencegahan karhutla.

Di samping edukasi, FASTA Rescue menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah, pihak swasta, serta organisasi lingkungan untuk memperkuat koordinasi penanggulangan bencana.

Sinergi tersebut diarahkan untuk mendukung distribusi bantuan logistik kepada masyarakat terdampak serta mempercepat proses evakuasi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran.

Koordinasi antarlembaga juga menjadi perhatian agar penanganan bencana dapat berlangsung lebih cepat, terarah, dan tidak berjalan secara terpisah.

Relawan Muda FASTA Rescue Manfaatkan Keterampilan Pecinta Alam untuk Kemanusiaan

Inisiatif FASTA Rescue dalam mengembangkan relawan terlatih mendapat sambutan positif dari kalangan relawan muda, termasuk anggota organisasi siswa pecinta alam.

Najwa Defianti, salah satu anggota Sispala Jakarta yang mengikuti pelatihan FASTA Rescue, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai pemanfaatan keterampilan pecinta alam untuk membantu masyarakat.

Menurut Najwa, pengalaman berkegiatan di alam bebas, termasuk mendaki gunung, dapat dikembangkan menjadi kemampuan yang bermanfaat dalam menghadapi situasi bencana.

"Melalui FASTA Rescue, pengalaman kami mendaki gunung diubah menjadi kompetensi nyata yang sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat dan melindungi hutan kita saat situasi darurat," tuturnya.

Keterlibatan relawan muda tersebut menjadi bagian dari upaya FASTA Rescue untuk mengembangkan pengalaman kepencintaalaman menjadi keterampilan penanggulangan bencana yang terstruktur.

Melalui deklarasi organisasi dan penguatan kapasitas secara berkelanjutan, FASTA Rescue berharap dapat meningkatkan kesiapan relawan dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan.

Organisasi tersebut juga menargetkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung upaya pengurangan luas wilayah terdampak karhutla di Indonesia.

Selain membantu penanganan kebakaran, FASTA Rescue berupaya memperkuat ketahanan komunitas lokal agar masyarakat memiliki kemampuan lebih baik dalam menghadapi risiko bencana.

FASTA Rescue merupakan unit penanggulangan bencana resmi di bawah naungan Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (FASTA) Jakarta yang dibentuk sebagai wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat dan lingkungan.

Ruang lingkup kegiatannya meliputi mitigasi bencana, peningkatan kesiapsiagaan, respons terhadap keadaan darurat, hingga dukungan pemulihan pascabencana.

Melalui penguatan keterampilan relawan, pembangunan jaringan kesiapsiagaan, edukasi masyarakat, dan kerja sama lintas sektor, FASTA Rescue berupaya mendukung sistem penanggulangan bencana yang lebih terkoordinasi sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat dan kelestarian hutan Indonesia.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026