HOME  ⁄  Nasional

Lima Inovasi Pengelolaan Sampah Warga Jakarta Selatan Bersaing dalam Lomba Pilah Sampah Heroes 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Lima Inovasi Pengelolaan Sampah Warga Jakarta Selatan Bersaing dalam Lomba Pilah Sampah Heroes 2026
Foto: (Sumber :Anak kecil menyetorkan sampah ke petugas kompos keliling di RT 11/RW 07, Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri..)

Pantau - Lima inovasi pengelolaan sampah yang dikembangkan warga Jakarta Selatan memasuki tahap verifikasi lapangan dalam Lomba Pilah Sampah Heroes tingkat Provinsi DKI Jakarta menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2026.

Kelima finalis dinilai berdasarkan inovasi, kreativitas, dan konsistensi mereka dalam menggerakkan masyarakat untuk memilah serta mengolah sampah di lingkungan masing-masing.

Juri Teknis dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Dwi Sukarno, mengatakan kompetisi tersebut bertujuan mencari penggerak lingkungan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Lomba yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan pada 10 November ini bertujuan melahirkan pahlawan lingkungan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Dwi di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Lima Finalis Wakili Berbagai Wilayah Jakarta Selatan

Sebanyak lima peserta terpilih mengikuti tahap verifikasi lapangan untuk menunjukkan hasil pengelolaan sampah dan keterlibatan masyarakat di wilayah masing-masing.

Kelima finalis tersebut adalah Tri Sugiarti dari RT 08/RW 02, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, serta Imam Basori dari RT 011/RW 07, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru.

Peserta lainnya adalah Talitha Fauzia Chairunissa dari RW 07, Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, dan Nadzifah dari RW 06, Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu.

Sementara itu, Liliana Nur Gandi dari SMAN 37 Jakarta, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, turut menjadi finalis dalam kompetisi tersebut.

Para finalis menjalani penilaian terhadap kegiatan pemilahan dan pengolahan sampah yang telah mereka kembangkan.

Juri Nilai Keberlanjutan Program dan Partisipasi Warga

Dwi menjelaskan bahwa Lomba Pilah Sampah Heroes tidak hanya mencari lingkungan dengan hasil pengelolaan sampah terbaik.

Kompetisi tersebut juga bertujuan menemukan sosok penggerak yang mampu mengajak masyarakat mengubah kebiasaan dalam menangani sampah rumah tangga.

"Penilaian tidak hanya berfokus pada hasil fisik, tetapi juga keberlanjutan program dan keterlibatan masyarakat," ucapnya.

Sejumlah indikator penilaian meliputi lokasi pemilahan dan pengolahan sampah, aktivitas warga, tingkat partisipasi masyarakat, serta produk yang dihasilkan.

Tim juri juga menilai strategi peserta dalam mengajak masyarakat berpartisipasi dan inovasi yang dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah.

"Melalui adanya kolaborasi antara inovasi pengolahan dan partisipasi aktif warga, diharapkan ajang ini mampu mencetak figur inspiratif yang terus menggerakkan kesadaran menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan," ucapnya.

Warga Gandaria Utara Kembangkan Kompos Keliling hingga Smart Geprek

Salah seorang finalis dari Kelurahan Gandaria Utara, Imam Basori, mengembangkan sejumlah inovasi pengelolaan sampah rumah tangga berbasis teknologi.

Menurut Imam, inovasi tersebut dirancang untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus meningkatkan nilai manfaat sampah organik.

Salah satu program yang dikembangkan adalah Kompos Keliling, yaitu layanan penjemputan sampah rumah tangga secara langsung dari pintu ke pintu.

Selain itu, Imam memperkenalkan Komposter Mandiri (Koma), yakni alat pengomposan berkapasitas besar yang diperuntukkan bagi lingkungan tingkat RT maupun RW.

Inovasi lainnya adalah Smart Geprek, teknologi pencacah dan pemadat sampah untuk mendukung proses pengolahan sampah.

"Kita punya Kompos Keliling dengan metode penjemputan sampah door-to-door skala rumah tangga. Komposter Mandiri (Koma), komposter skala besar yang diperuntukkan bagi tingkat RT maupun RW, serta Smart Geprek atau teknologi pencacah dan pemadat sampah berbasis teknologi," ucapnya.

Pengembangan berbagai inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya Imam meningkatkan keterlibatan warga dalam pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga.

Pemenang Diumumkan saat Peringatan Hari Pahlawan

Dwi mengatakan pemenang Lomba Pilah Sampah Heroes tingkat Provinsi DKI Jakarta akan diumumkan pada acara puncak peringatan Hari Pahlawan.

Pengumuman tersebut dijadwalkan berlangsung dalam rangkaian kegiatan peringatan 10 November 2026.

Melalui kompetisi ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap dapat mendorong munculnya penggerak lingkungan yang konsisten mengajak masyarakat memilah dan mengolah sampah.

Penilaian terhadap kelima finalis menjadi bagian dari upaya memilih peserta yang tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga mampu mempertahankan keberlanjutan program pengelolaan sampah di lingkungannya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026