HOME  ⁄  Nasional

Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Ciptakan AI Aruna untuk Belajar Ilmu Falak, Raih Juara I Olimpiade PTKIN

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Ciptakan AI Aruna untuk Belajar Ilmu Falak, Raih Juara I Olimpiade PTKIN
Foto: (Sumber :Tim UIN Walisongo Semarang meraih juara I kategpri Astronomi Islam/Ilmu Falak pada Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III,.Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Semarang, Jumat (6/11/2026). (ANTARA/HO-UIN Walisongo Semarang).)

Pantau - Tim mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah, meraih Juara I kategori Astronomi Islam atau Ilmu Falak dalam Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melalui inovasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bernama Aruna.

Inovasi tersebut dikembangkan oleh tiga mahasiswa, yakni Tengku Amanah Pratama, Muhammad Zuhairul Aziz, dan Dina Maysya Ayu Marta Virnanda.

Dosen pembimbing tim, Ahmad Adib Rofiuddin, mengatakan Aruna merupakan inovasi teknologi yang dirancang untuk memperkuat literasi keilmuan Islam, khususnya dalam bidang ilmu falak.

"Aruna menunjukkan bahwa ilmu falak dapat dikembangkan melalui pendekatan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini," kata Ahmad Adib dalam keterangannya di Semarang, Sabtu (7/11/2026).

Aruna Gunakan Modul Khusus Ilmu Falak

Ahmad Adib menjelaskan, salah satu keunggulan Aruna terletak pada penggunaan modul khusus ilmu falak yang disusun langsung oleh tim pengembang sebagai sumber pengetahuan kecerdasan buatan.

Modul tersebut menjadi basis referensi bagi sistem dalam menghasilkan jawaban sehingga informasi yang diberikan lebih terarah dan sesuai dengan konteks keilmuan ilmu falak.

Melalui teknologi tersebut, pengguna dapat memperoleh informasi mengenai berbagai persoalan astronomi Islam tanpa harus mencari referensi secara terpisah.

Aruna juga dirancang untuk memberikan penjelasan terkait rukyatul hilal, penentuan awal bulan Hijriah, kalender Islam, serta berbagai pembahasan lain yang berkaitan dengan ilmu falak.

Teknologi Digital Perluas Akses Ilmu Falak

Ahmad Adib menilai keberhasilan Aruna dalam OASE III PTKIN menunjukkan potensi pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan Islam.

Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi sekaligus mempermudah masyarakat mengakses informasi mengenai astronomi Islam.

Prestasi tim UIN Walisongo Semarang tersebut juga memperlihatkan kontribusi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam dalam menghadirkan inovasi berbasis kecerdasan buatan untuk kebutuhan pendidikan dan literasi keagamaan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026