
Pantau - Personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri resmi mengakhiri penugasan dalam membantu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan setelah menjalankan operasi bersama berbagai instansi terkait.
Berakhirnya penugasan tersebut ditandai dengan upacara pelepasan personel BKO Brimob yang digelar di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (6/11/2026).
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan Irjen Pol. Rony Samtana menyampaikan apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi personel Brimob dalam mendukung penanganan karhutla di wilayah tersebut.
Apresiasi itu disampaikan Rony di Palembang, Sabtu (7/11/2026), menyusul berakhirnya masa penugasan personel bantuan dari sejumlah satuan Brimob.
Personel yang terlibat dalam operasi tersebut berasal dari berbagai satuan, termasuk Pasukan Brimob I, Lampung, hingga Binjai, Sumatera Utara.
Kehadiran mereka dinilai telah memberikan kontribusi dalam memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.
Kapolda Sumsel Apresiasi Pengabdian Personel BKO Brimob
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Rony Samtana menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel BKO Brimob yang telah menjalankan tugas penanganan karhutla di wilayah Sumatera Selatan.
Menurut Rony, pengabdian para personel selama bertugas mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Kontribusi personel Brimob menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan serta melindungi masyarakat dari dampaknya.
Rony menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak dapat dilakukan hanya oleh satu institusi karena membutuhkan keterlibatan dan koordinasi berbagai pihak.
Sinergi tersebut melibatkan unsur Polri, TNI, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), regu pemadam kebakaran, serta masyarakat setempat.
Kerja sama lintas instansi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan.
Keterlibatan masyarakat juga dinilai memiliki peran dalam memperkuat upaya penanganan karhutla, terutama melalui koordinasi dengan petugas yang berada di lapangan.
Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Polri Lindungi Masyarakat dan Lingkungan
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa keterlibatan personel BKO Brimob dalam penanganan karhutla merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjalankan tugas perlindungan masyarakat.
Menurut Nandang, penugasan tersebut juga mencerminkan dukungan institusi kepolisian terhadap upaya menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Kehadiran personel Brimob dalam operasi penanggulangan karhutla menjadi bagian dari kontribusi kepolisian dalam membantu penanganan persoalan lingkungan yang berpotensi berdampak terhadap keselamatan masyarakat.
Selain menjalankan tugas operasional, penugasan tersebut juga memberikan pengalaman bagi personel dalam membangun koordinasi dan kerja sama dengan berbagai instansi.
Nandang berharap pengalaman yang diperoleh selama bertugas di Sumatera Selatan dapat menjadi bekal bagi para personel setelah kembali ke satuan masing-masing.
Pengalaman Penanganan Karhutla Diharapkan Perkuat Sinergi Antarsatuan
Nandang menyampaikan bahwa pengalaman positif selama menjalankan penugasan di Sumatera Selatan diharapkan dapat dibagikan kepada personel lainnya.
Pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan koordinasi, memperkuat semangat kebersamaan, serta membangun kerja sama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Ia juga berharap hubungan baik yang telah terjalin antara personel Brimob, instansi terkait, dan masyarakat selama penanganan karhutla dapat terus dipertahankan.
Sinergi yang telah terbentuk dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas bersama, khususnya dalam menghadapi persoalan yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Berakhirnya penugasan BKO Brimob di Sumatera Selatan sekaligus menandai selesainya masa bantuan personel dari sejumlah satuan dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Meski masa penugasan telah berakhir, pentingnya koordinasi antara kepolisian, TNI, instansi penanggulangan kebakaran, dan masyarakat tetap menjadi perhatian dalam menjaga keselamatan warga serta kelestarian lingkungan.
- Penulis :
- Shila Glorya




