
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara akan menambah pemberhentian KA Sribilah Utama di Stasiun Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, dan Stasiun Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, mulai 1 Desember 2026.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk memperluas akses transportasi kereta api bagi masyarakat sekaligus memberikan pilihan perjalanan antarkota yang lebih mudah dijangkau.
Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo mengatakan penambahan pemberhentian menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi publik.
"Penambahan pemberhentian KA Sribilah Utama di Stasiun Lima Puluh dan Stasiun Perbaungan merupakan bagian dari komitmen KAI untuk terus memperluas aksesibilitas layanan kereta api. Kami ingin memastikan bahwa manfaat transportasi kereta api dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, termasuk yang berada di Kabupaten Batu Bara dan Kabupaten Serdang Bedagai," ujar Anwar di Medan, Minggu (8/11/2026).
Menurutnya, perluasan layanan tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.
Stasiun Lima Puluh Layani Empat Perjalanan Tambahan
Stasiun Lima Puluh yang berada di pusat pemerintahan Kabupaten Batu Bara saat ini hanya melayani enam perjalanan KA Putri Deli.
Mulai 1 Desember 2026, stasiun tersebut akan mendapat tambahan empat perjalanan KA Sribilah Utama.
Penambahan tersebut memberikan pilihan perjalanan bagi masyarakat Kabupaten Batu Bara menuju Medan maupun Rantauprapat.
"Dengan empat perjalanan KA Sribilah Utama yang berhenti di Stasiun Lima Puluh mulai 1 Desember 2026, masyarakat Batu Bara akan mendapat kemudahan dalam memperoleh pilihan transportasi untuk perjalanan antarkota, baik ke ibu kota Provinsi di Medan maupun menuju Rantauprapat," kata Anwar.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, Stasiun Lima Puluh melayani 43.163 pelanggan naik dan turun.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 36.011 pelanggan.
KAI berharap peningkatan akses transportasi turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar stasiun.
Manfaat tersebut diharapkan dapat dirasakan pelaku usaha kecil, penyedia transportasi lanjutan, dan sektor perdagangan.
Stasiun Perbaungan Akan Layani 16 Perjalanan
Penambahan pemberhentian KA Sribilah Utama juga diberlakukan di Stasiun Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.
Saat ini, Stasiun Perbaungan melayani 12 perjalanan kereta api yang terdiri atas KA Putri Deli, KA Siantar Ekspres, serta dua perjalanan KA Sribilah Utama.
Mulai 1 Desember 2026, empat perjalanan KA Sribilah Utama lainnya dengan tujuan Medan maupun Rantauprapat akan berhenti di stasiun tersebut.
Dengan penambahan itu, jumlah perjalanan kereta api yang melayani Stasiun Perbaungan meningkat menjadi 16 perjalanan.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, Stasiun Perbaungan mencatat sebanyak 48.958 pelanggan naik dan turun.
Angka tersebut tumbuh sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 40.918 pelanggan.
"Dengan bertambahnya pilihan perjalanan di Stasiun Perbaungan, ke depan akan semakin banyak pelanggan yang bisa dilayani di stasiun tersebut," imbuh Anwar.
KAI Harapkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
KAI menilai perluasan layanan kereta api dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas perekonomian di Kabupaten Batu Bara dan Serdang Bedagai.
Keberadaan stasiun sebagai pusat mobilitas masyarakat berpotensi mendukung kegiatan perdagangan, usaha kecil, dan layanan transportasi lanjutan.
Dukungan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta integrasi antarmoda dinilai penting untuk mengoptimalkan manfaat layanan tersebut.
"KAI mengajak masyarakat Kabupaten Batu Bara dan Serdang Bedagai untuk memanfaatkan penambahan pemberhentian ini. KAI akan terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang semakin mudah diakses, mengutamakan keselamatan, serta memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi seluruh pelanggan," tutup Anwar.
- Penulis :
- Gerry Eka




