HOME  ⁄  Nasional

Arab Saudi Keluarkan Aturan Salat Tawarih Selama Bulan Ramadhan

Oleh Noor Pratiwi
SHARE   :

Arab Saudi Keluarkan Aturan Salat Tawarih Selama Bulan Ramadhan

Pantau.com - Masjidil Haram akhirnya kembali dibuka untuk kegiatan ibadah salat Tarawih berjamaah pada malam pertama bulan Ramadhan. Salat tarawih berjamaah itu diterapkan dengan aturan dan protokol kesehatan yang ketat.

Aturan tersebut di antaranya, setiap individu yang sudah divaksin dan menerima izin melalui aplikasi Tawakkalna diperbolehkan masuk ke masjid untuk melaksanakan tarawih. Individu yang masuk juga disesuaikan dengan kategori imunisasi.

Kategori imunisasi itu yakni pertama untuk individu yang telah mendapatkan dua dosis vaksin COVID-19. Kemudian, individu yang telah menerima vaksin 14 hari dari dosis pertama, dan terakhir individu yang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19, demikian dilansir SPA, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Izinkan Umrah Bagi yang Sudah Divaksin

Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga memaksimalkan upaya desinfeksi, sterilisasi, dan operasi. Distribusi air Zamzam kepada para pengunjung dan jamaah juga menggunakan botol sekali pakai

Presidensi Umum juga mengawasi pergerakan di dalam Masjidil Haram, membuka gerbang Masjidil Haram, mengatur masuk dan keluarnya pengunjung, mengidentifikasi jalur yang dialokasikan untuk penyandang disabilitas.

Selain itu, Presidensi Umum juga mengelola pergerakan di dalam Masjidil Haram dan alun-alunnya melalui pengawas yang tersebar di koridor utama dan sekunder untuk memastikan arus jamaah dan pengunjung berjalan lancar di antara berbagai area di Masjidil Haram dengan tetap mematuhi protokol kesehatan di dalam Masjid.

Baca juga: Menag Optimistis Arab Saudi Buka Penyelenggaraan Haji 2021

Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci juga telah merekrut lebih dari 100 petugas gerbang untuk menerima jamaah dan mengarahkan mereka ke tempat-tempat yang ditentukan dan telah mengintensifkan layanan penyediaan air bagi pengunjung dan jamaah serta sesuai dengan protokol kesehatan.

Selain itu, Presidensi Umum telah menyiapkan rencana dan mekanisme di mana jumlah wadah air ditingkatkan menjadi 27.000 yang didistribusikan dengan kendaraan khusus.

Sekitar 5.000 liter bahan disinfektan digunakan untuk mensterilkan semua permukaan dan lantai guna menciptakan suasana yang sehat dan bebas pandemi, selain mengerahkan lebih dari 45 tim lapangan untuk bekerja 24 jam untuk mensterilkan Masjidil Haram dan bujur sangkar luarnya serta mendistribusikan lebih dari 300 perangkat sterilisasi tangan berkualitas tinggi.

rn
Penulis :
Noor Pratiwi