
Pantau - Dalam momentum pelantikan anggota MPR RI periode 2024-2029, dua sosok menonjol ditetapkan sebagai pimpinan sementara MPR RI. Guntur Sasono, anggota terpilih dari Partai Demokrat, dan Larasati Moriska, anggota termuda dari DPD Kalimantan Utara, resmi memimpin sementara majelis tertinggi negara ini.
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, mengumumkan penunjukan ini berdasarkan Peraturan MPR Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tata Tertib Majelis.
"Sesuai ketentuan, pimpinan sementara MPR berasal dari anggota tertua dan termuda dari fraksi atau kelompok DPD yang berbeda," jelas Siti di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (1/10/2024).
Baca juga: Ada 580 Anggota DPR RI Periode 2024-2029, Mayoritas Masih Diisi Wajah Lama
Guntur Sasono, yang kini berusia 78 tahun, terpilih sebagai anggota DPR dari Dapil Jawa Timur VIII, mewakili Partai Demokrat. Sementara itu, Larasati Moriska, yang baru berusia 22 tahun, merupakan calon DPD terpilih dari Kalimantan Utara. Kombinasi keduanya mencerminkan perpaduan pengalaman senior dan semangat muda dalam memimpin MPR sementara.
Siti Fauziah menambahkan bahwa penunjukan ini juga mengacu pada pengumuman KPU RI tentang calon terpilih anggota DPR dan DPD tertua dan termuda. "Dengan ini, kita mendapatkan pimpinan sementara yang diharapkan bisa memfasilitasi jalannya proses awal MPR dengan baik," ujarnya.
Pelantikan anggota DPR dan DPD untuk periode 2024-2029 menjadi salah satu momen penting di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta. Sebanyak 580 anggota DPR dan 152 anggota DPD yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 2024 resmi dilantik pada Selasa ini.
Jumlah anggota DPR bertambah dari periode sebelumnya, yakni 575 menjadi 580 orang, sementara DPD juga mengalami peningkatan dari 136 menjadi 152 orang. Pelantikan ini melibatkan partai politik besar seperti PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, PKB, NasDem, PKS, Demokrat, dan PAN, yang kembali menghiasi komposisi parlemen Indonesia.
- Penulis :
- Muhammad Rodhi
- Editor :
- Muhammad Rodhi






