HOME  ⁄  News

Polda Metro Jaya Periksa 31 Saksi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi Timur yang Tewaskan 16 Orang

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Polda Metro Jaya Periksa 31 Saksi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi Timur yang Tewaskan 16 Orang
Foto: (Sumber: Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/agr.)

Pantau - Polda Metro Jaya telah memeriksa 31 saksi terkait kecelakaan kereta di Bekasi Timur yang menewaskan 16 orang dan menyebabkan puluhan korban luka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto menyampaikan bahwa proses penyidikan masih terus berjalan.

Ia mengatakan, "Hingga saat ini, penyidik telah meminta keterangan terhadap 31 orang, yang terdiri atas pelapor, pengemudi taksi, penjaga palang, saksi di sekitar lokasi, korban, petugas operasional PT KAI, serta pihak-pihak lain yang mengetahui langsung peristiwa tersebut,".

Saksi yang diperiksa mencakup berbagai pihak yang terkait langsung dengan kejadian di lokasi.

Penyidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, pengumpulan barang bukti, serta pemeriksaan rekaman CCTV.

Selain itu, polisi berkoordinasi dengan rumah sakit untuk pendataan korban serta melakukan permintaan visum.

Penanganan kasus ini dilakukan oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Ke depan, penyidik akan memeriksa sejumlah instansi terkait seperti Dinas Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, pihak Taksi Green, serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Kecelakaan terjadi pada Senin malam bermula dari sebuah mobil taksi yang mogok di perlintasan akibat gangguan kelistrikan.

Taksi tersebut kemudian tertabrak KRL yang melintas di jalur tersebut.

Setelah kejadian pertama, rangkaian KRL berhenti darurat di Stasiun Bekasi Timur.

Dalam kondisi berhenti, KRL kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.

Tabrakan kedua menyebabkan gerbong belakang khusus wanita mengalami kerusakan parah.

Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan kereta paling fatal dengan banyak korban jiwa.

Penulis :
Gerry Eka