
Pantau - Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mengundurkan diri di tengah gelombang protes nasional menyusul skandal kebocoran soal ujian masuk perguruan tinggi kedokteran yang memicu tuntutan reformasi sistem pendidikan di negara tersebut.
Gelombang Protes Berujung Pengunduran Diri
Laporan Hindustan Times menyebutkan pengunduran diri Dharmendra Pradhan terjadi setelah aksi demonstrasi yang digerakkan mahasiswa dan didukung partai oposisi berlangsung di berbagai wilayah India.
Pendiri kelompok politik satir Cockroach Janta Party, Abhijeet Dipke, sebelumnya menegaskan aksi protes akan terus dilakukan hingga menteri pendidikan mengundurkan diri.
Bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan terjadi saat demonstrasi di New Delhi.
Laporan The Times of India menyebut sekitar 130 anggota kepolisian dan 65 pengunjuk rasa mengalami luka-luka akibat kerusuhan tersebut.
Polisi juga dilaporkan menembakkan gas air mata setelah sejumlah demonstran diduga merusak pos polisi di kawasan Tolstoy Marg.
Pemerintah Bentuk Pengadilan Khusus
Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan pemerintah telah membentuk fast-track courts untuk mempercepat penyelidikan kasus kebocoran soal ujian tersebut.
Cockroach Janta Party yang diluncurkan pada Mei 2026 disebut berkembang pesat dengan meraih lebih dari 20 juta pengikut di Instagram dan mendapat dukungan dari sejumlah tokoh oposisi serta aktivis.
Skandal kebocoran soal ujian National Eligibility Entrance Test (NEET) dilaporkan berdampak pada lebih dari 10 juta siswa.
The Indian Express melaporkan hasil ujian masuk kedokteran NEET pada Mei 2026 dibatalkan akibat skandal tersebut.
Kasus itu juga memicu keresahan publik setelah dua siswa dilaporkan bunuh diri.
- Penulis :
- Gerry Eka





