HOME  ⁄  News

Insiden Penembakan di Restoran Idaho Tewaskan Sejumlah Orang, Polisi Pastikan Ancaman Berakhir

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Insiden Penembakan di Restoran Idaho Tewaskan Sejumlah Orang, Polisi Pastikan Ancaman Berakhir
Foto: Foto: Sejumlah orang tewas dan lainnya luka-luka dalam penembakan di restoran In-N-Out di Twin Falls, Idaho, Amerika Serikat (AS). Baca artikel detiknews, "Ngeri Penembakan di Restoran Idaho AS, 3 Orang Tewas" selengkapnya https://news.detik.com/internasional/d-8600823/ngeri-penembakan-di-restoran-idaho-as-3-orang-tewas. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Pantau - Sejumlah orang dilaporkan tewas dan terluka dalam insiden penembakan di sebuah restoran di Twin Falls, Idaho, Amerika Serikat, sementara pihak berwenang memastikan tersangka pelaku telah tewas dan ancaman terhadap masyarakat telah berakhir.

Polisi Selidiki Identitas dan Motif Pelaku

Pegawai Informasi Publik Twin Falls Josh Palmer mengatakan tersangka penembakan telah dinyatakan tewas dan seluruh perintah perlindungan di tempat telah dicabut.

Laporan CNN sebelumnya menyebut sedikitnya tiga orang tewas dalam insiden tersebut, meski hingga kini belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah pasti korban maupun kondisi korban luka.

Pihak kepolisian juga masih menyelidiki apakah tersangka penembakan termasuk dalam jumlah korban tewas yang dilaporkan.

Kepala Kepolisian Twin Falls Matthew Hicks mengatakan, "Kami yakin ancaman terhadap masyarakat telah berakhir."

Ia menjelaskan tersangka ditemukan di dekat lokasi kejadian dan penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap identitas serta motif pelaku.

Penembakan Terjadi di Kawasan Komersial

Insiden penembakan terjadi di salah satu distrik komersial tersibuk di Twin Falls yang dipenuhi hotel, restoran, dan pusat perbelanjaan.

Pihak berwenang meyakini terdapat satu penembak aktif, namun masih berupaya mengidentifikasi kemungkinan keterlibatan individu lain dalam insiden tersebut.

Palmer mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial.

"Saya ingin memperingatkan masyarakat—kita melihat banyak informasi yang salah di media sosial, jadi berhati-hatilah," ungkapnya.

Informasi mengenai insiden ini bersumber dari laporan Anadolu.

Penulis :
Gerry Eka