HOME  ⁄  News

Korban Tewas Krisis Migran di Perbatasan Ceuta Bertambah Menjadi 67 Orang

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Korban Tewas Krisis Migran di Perbatasan Ceuta Bertambah Menjadi 67 Orang
Foto: Aparat keamanan Spanyol mengambil tindakan kepada para migran yang berenang dari Maroko dan tiba di pesisir kota Ceuta, Spanyol, Jumat (31/7/2026).

Pantau - Jumlah korban tewas akibat penyeberangan migran massal ke wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta, bertambah menjadi 67 orang, sementara otoritas Spanyol menyatakan situasi di perbatasan telah kembali stabil setelah sebagian besar migran kembali ke Maroko.

Situasi Perbatasan Mulai Terkendali

Pemerintah Spanyol menyatakan tidak satu pun dari hampir 50.000 migran yang memasuki Ceuta secara ilegal diizinkan melanjutkan perjalanan ke daratan utama Spanyol.

Lebih dari 48.000 migran dilaporkan telah kembali ke Maroko dalam waktu 48 jam sehingga salah satu krisis migrasi ilegal terbesar di perbatasan selatan Spanyol berhasil dikendalikan.

Sebagai bagian dari penguatan pengamanan, otoritas Spanyol mulai memasang penghalang maritim baru di kawasan pemecah ombak El Tarajal.

Kementerian Dalam Negeri Spanyol menjelaskan sistem tersebut terdiri atas penghalang apung pneumatik sepanjang 500 meter dengan bagian yang terendam hingga satu meter di bawah permukaan air.

Penghalang tersebut juga dilengkapi lapisan pelampung tambat milik Angkatan Laut Spanyol, sementara jalur pelayaran tetap dibuka agar kapal patroli Garda Sipil dapat melakukan pengawasan.

Maroko Tangkap Puluhan Tersangka

Menurut kantor berita EFE, otoritas Maroko telah menangkap 70 orang yang diduga terlibat dalam insiden kekerasan terkait krisis migran tersebut.

Para tersangka sedang menjalani penyelidikan atas dugaan percobaan pembunuhan, pembakaran, serta perusakan properti publik dan swasta setelah bentrokan dengan aparat keamanan.

Situasi di perbatasan Ceuta kini dilaporkan lebih terkendali meski pengamanan tetap diperketat untuk mengantisipasi gelombang migrasi berikutnya.

Penulis :
Gerry Eka
Editor :
Tria Dianti