
Pantau - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur membuka layanan penggantian paspor pada akhir pekan bagi warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia selama 8-9 dan 15-16 Agustus 2026 dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Layanan bertajuk Paspor Minggu Ceria (PASPORIA) tersebut diprioritaskan bagi WNI yang kesulitan mengurus penggantian paspor pada hari kerja.
Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur Idul Adheman mengatakan pelayanan dibuka pada Sabtu dan Minggu untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi WNI, khususnya yang berada di Kuala Lumpur dan sekitarnya.
"Tema PASPORIA ini artinya kami memberikan pelayanan paspor kepada masyarakat atau WNI yang ada di Malaysia ini, khususnya di Kuala Lumpur dan sekitarnya, dengan riang gembira di hari Sabtu dan Minggu," kata Idul.
Kuota 81 Pemohon Setiap Hari
KBRI Kuala Lumpur menyediakan kuota pelayanan sebanyak 81 pemohon setiap hari sebagai simbol usia kemerdekaan Indonesia yang ke-81 tahun.
Kuota tersebut bersifat fleksibel dan dapat ditambah apabila jumlah pemohon meningkat.
Idul menyebut antusiasme WNI terhadap pelayanan paspor pada akhir pekan cukup tinggi setelah kuota pendaftaran cepat terpenuhi.
"Antusiasme dari masyarakat cukup tinggi, terbukti dari kita buka pendaftaran 2 minggu yang lalu, nomor antrean, kuotanya, 2-3 hari kemudian langsung penuh. Ini menggambarkan antusiasme masyarakat untuk penggantian paspor di hari Sabtu dan Minggu tinggi," kata dia.
KBRI Kuala Lumpur berencana kembali menggelar pelayanan serupa secara insidental pada masa mendatang sesuai kebutuhan WNI di Malaysia.
Idul juga mengingatkan WNI untuk mengurus penggantian paspor sebelum masa berlakunya habis.
WNI Terbantu Layanan Akhir Pekan
Seorang WNI bernama Fira mengaku terbantu dengan PASPORIA karena pekerjaannya di bidang teknologi informasi membuatnya kesulitan meluangkan waktu pada hari kerja.
"Sebenarnya masa habis paspor saya masih tahun depan, tapi karena persyaratan untuk perpanjang visa kerjanya itu nggak cukup, jadi harus perpanjang paspor sekarang," kata Fira.
WNI asal Sumatera Barat bernama Sony juga memanfaatkan pelayanan tersebut untuk memperbarui paspornya tanpa harus meninggalkan pekerjaan pada hari kerja.
"Jadi memang lancar prosesnya, mudah dan cepat. Ini memudahkan warga Indonesia yang tidak punya masa waktu pergi kerja," ujar Sony.
WNI yang hendak memanfaatkan pelayanan PASPORIA harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu berdasarkan informasi yang disampaikan melalui media sosial KBRI Kuala Lumpur.
- Penulis :
- Gerry Eka



