HOME  ⁄  News

Venezuela dan AS Sepakati Kerja Sama Minyak, Pendapatan Negara Diproyeksikan Capai Rp3,7 Kuadriliun

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Venezuela dan AS Sepakati Kerja Sama Minyak, Pendapatan Negara Diproyeksikan Capai Rp3,7 Kuadriliun
Foto: Arsip foto - Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, menyapa Asisten Sekretaris Energi AS Kyle Haustveit saat upacara penandatanganan perjanjian antara Chevron Venezuela dan pemerintah nasional di Istana Miraflores, Caracas, Venezuela, Senin (13/4/2026).

Pantau - Venezuela menyepakati kerja sama pengembangan minyak dengan Amerika Serikat yang diproyeksikan menghasilkan pendapatan negara sekitar 209 miliar dolar AS atau sekitar Rp3,7 kuadriliun selama masa perjanjian.

Pelaksana Tugas Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan negara akan memperoleh sekitar 19 dolar AS atau Rp337 ribu dari setiap barel minyak yang diproduksi dan dijual.

"Secara spesifik, ini berarti bahwa untuk setiap barel yang diproduksi dan dijual, sekitar $19 langsung masuk ke negara kami," kata Rodriguez dalam pidatonya.

Perhitungan tersebut menggunakan asumsi harga minyak sebesar 65 dolar AS atau sekitar Rp1,1 juta per barel yang nilainya dapat bergerak lebih tinggi maupun lebih rendah.

Kerja Sama Berlaku Selama 25 Tahun

Perjanjian bilateral Venezuela dan Amerika Serikat berlaku selama 25 tahun dengan mencakup pengembangan 17 ladang strategis untuk meningkatkan produksi menjadi lebih dari 1,5 juta barel minyak per hari.

Untuk delapan blok baru yang akan dikembangkan di sabuk minyak Orinoco, royalti minimum ditetapkan sebesar 16 persen dengan pajak laba sebesar 34 persen.

Venezuela menyediakan sumber daya minyak, basis industri, dan pengalaman industri yang telah terakumulasi selama lebih dari 100 tahun, sedangkan Amerika Serikat menyediakan modal serta teknologi untuk pemulihan dan pengembangan aset.

"Sebagai imbalannya, Venezuela memperoleh hasil produksi, lapangan kerja, investasi infrastruktur, pendapatan yang signifikan bagi negara, serta rantai pasok untuk industri nasional," kata Rodriguez.

Venezuela Tetap Pegang Kepemilikan Sumber Daya

Venezuela tetap memegang kepemilikan dan kedaulatan atas sumber daya minyaknya dalam pelaksanaan kerja sama tersebut.

Pemerintah Venezuela juga berupaya memperluas kerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar lainnya untuk meningkatkan produksi minyak, ekspor gas, dan pengembangan industri petrokimia nasional.

Kerja sama itu turut diarahkan untuk memanfaatkan modal, teknologi, dan kemampuan operasional dalam membangun kembali industri strategis Venezuela yang terdampak sanksi.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026