
Pantau - Pesawat pengintai Amerika Serikat Bombardier ARTEMIS II dilaporkan berputar-putar di wilayah Laut Hitam selama sekitar delapan jam sebelum kembali dan mendarat di Rumania.
Data penerbangan yang dianalisis RIA Novosti menunjukkan pesawat tersebut lepas landas dari Rumania sekitar pukul 05.40 GMT atau 08.40 waktu setempat pada Minggu (4/10/2026).
Pesawat kemudian melakukan penerbangan berputar di atas Laut Hitam sebelum kembali ke Rumania sekitar pukul 13.58 GMT atau 16.58 waktu setempat.
Bombardier ARTEMIS II selanjutnya mendarat di Bandara Internasional Mihail Kogalniceanu, Rumania.
ARTEMIS II Dirancang untuk Misi Pengintaian
Pesawat tersebut dimodifikasi perusahaan Amerika Serikat, Leidos, dari pesawat jet bisnis menjadi pesawat yang dapat memenuhi kebutuhan pengintaian radar.
Pesawat itu kemudian diberi nama ARTEMIS II untuk versi militernya.
ARTEMIS II secara rutin digunakan untuk penerbangan di sekitar wilayah Kaliningrad, Rusia, serta di atas Laut Hitam.
Penerbangan pesawat tersebut juga tercatat berlangsung di sekitar Krimea dan sejumlah wilayah selatan Rusia lainnya.
Rusia Soroti Peningkatan Aktivitas NATO
Rusia dalam beberapa tahun terakhir berulang kali menyoroti peningkatan aktivitas NATO serta penambahan pasukan di dekat perbatasan barat negara tersebut.
Kremlin menyatakan Rusia tidak mengancam negara mana pun, tetapi tidak akan mengabaikan tindakan yang dinilai berpotensi membahayakan kepentingannya.
Penerbangan ARTEMIS II di Laut Hitam berlangsung di tengah perhatian Moskow terhadap aktivitas militer negara-negara NATO di sekitar wilayah Rusia.
- Penulis :
- Gerry Eka




