HOME  ⁄  News

Presiden Mesir Siap Ambil Langkah Pertahanan untuk Lindungi Arab Saudi dari Ancaman Serangan Houthi

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Presiden Mesir Siap Ambil Langkah Pertahanan untuk Lindungi Arab Saudi dari Ancaman Serangan Houthi
Foto: Foto selebaran yang diberikan oleh Pusat Media Houthi ini menunjukkan peluncuran misil yang diduga ke arah Mocha di Yaman, Minggu (9/8/2026).

Pantau - Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menyatakan negaranya siap mengambil langkah apa pun yang diperlukan untuk mempertahankan keamanan dan kedaulatan Arab Saudi di tengah meningkatnya ketegangan antara kerajaan tersebut dan kelompok Houthi di Yaman.

Pernyataan itu disampaikan Sisi dalam upacara kelulusan di Akademi Militer Mesir, Ibu Kota Administratif Baru, Sabtu (17/10/2026), yang disiarkan langsung oleh televisi pemerintah Mesir.

"Kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mempertahankan Kerajaan Arab Saudi," kata Sisi sebagaimana dilaporkan stasiun televisi Nile TV.

Meski demikian, Sisi menegaskan bahwa setiap langkah yang berpotensi melibatkan intervensi militer harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan parlemen Mesir.

Presiden Mesir Minta Parlemen Siapkan Persetujuan Intervensi

Presiden Sisi menyerukan agar parlemen Mesir menggelar sidang darurat untuk membahas kemungkinan pemberian kewenangan kepada pemerintah apabila Arab Saudi meminta bantuan pertahanan.

Menurut Sisi, langkah tersebut diperlukan agar Mesir memiliki dasar persetujuan parlemen sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

"Saya menyerukan kepada parlemen untuk menggelar sidang darurat guna memberikan wewenang bagi kami untuk bertindak, sekiranya kami diminta untuk mengintervensi. Saya tidak sedang berbicara soal mengobarkan perang terhadap siapa pun; saya berbicara murni dalam konteks pertahanan," tuturnya.

Sisi menekankan bahwa kesiapan Mesir membantu Arab Saudi tidak dimaksudkan untuk memulai perang terhadap negara atau kelompok tertentu.

Ia menyatakan bahwa kemungkinan keterlibatan Mesir harus dipahami sebagai upaya mempertahankan keamanan dan kedaulatan negara sahabat.

Pernyataan tersebut menunjukkan kesiapan pemerintah Mesir mempertimbangkan langkah pertahanan apabila situasi keamanan Arab Saudi semakin memburuk dan kerajaan itu mengajukan permintaan bantuan.

Mesir Tegaskan Komitmen Lindungi Negara-Negara Teluk

Selain menyampaikan dukungan kepada Arab Saudi, Presiden Sisi menegaskan komitmen negaranya terhadap keamanan negara-negara di kawasan Teluk.

"Kami berdiri teguh untuk melindungi dan mempertahankan wilayah saudara-saudara kami di Teluk," katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya permusuhan antara kelompok Houthi Yaman dan Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.

Kedua pihak dilaporkan saling melancarkan serangan serta mengeluarkan peringatan militer yang memperburuk ketegangan kawasan.

Situasi tersebut menjadi latar belakang pernyataan Sisi mengenai kesiapan Mesir membantu mempertahankan keamanan Arab Saudi.

Keterlibatan Mesir Masih Bergantung pada Permintaan Saudi

Meski telah menyampaikan kesiapan mengambil langkah pertahanan, pemerintah Mesir belum mengumumkan keputusan untuk mengerahkan pasukan ke Arab Saudi.

Berdasarkan pernyataan Presiden Sisi, tindakan tersebut baru dapat dipertimbangkan apabila Arab Saudi meminta bantuan dan parlemen Mesir memberikan persetujuan.

Sisi juga menegaskan bahwa langkah yang dimaksud berorientasi pada pertahanan, bukan upaya memperluas konflik militer di kawasan.

Dengan demikian, pernyataan pemerintah Mesir saat ini merupakan komitmen dukungan keamanan yang pelaksanaannya masih bergantung pada perkembangan situasi dan keputusan politik kedua negara.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026