HOME  ⁄  News

Serangan Udara Koalisi Arab Saudi Hantam Permukiman dan Pabrik Semen di Yaman, 12 Orang Dilaporkan Tewas

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Serangan Udara Koalisi Arab Saudi Hantam Permukiman dan Pabrik Semen di Yaman, 12 Orang Dilaporkan Tewas
Foto: Arsip - Asap membubung dari Pangkalan Udara Al-Daylami yang dikuasai Houthi setelah serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di Sanaa, Yaman, (6/9/2015).

Pantau - Sedikitnya 12 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 14 lainnya terluka akibat serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi yang menghantam kawasan permukiman serta pabrik semen di Provinsi Sanaa, Yaman, Sabtu (24/10/2026).

Kementerian Kesehatan yang dikelola kelompok Houthi menyatakan serangan tersebut menyasar pabrik semen, perumahan pekerja, dan sebuah rumah tinggal di wilayah Sanaa.

Korban meninggal dilaporkan mencakup perempuan dan anak-anak yang berada di lokasi serangan.

Informasi mengenai jumlah korban tersebut disampaikan Kementerian Kesehatan Houthi sebagaimana dilaporkan Sputnik/RIA Novosti.

Serangan di Distrik Hamdan Tewaskan Delapan Orang

Kementerian Kesehatan Houthi melaporkan bahwa serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi menghantam sebuah pabrik semen dan kawasan perumahan pekerja di Distrik Hamdan, Provinsi Sanaa.

Serangan di lokasi tersebut dilaporkan menewaskan delapan orang, termasuk enam perempuan dan seorang anak perempuan.

Selain korban meninggal, lebih dari 10 orang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

"Serangan yang dilancarkan oleh pihak lawan yang dipimpin Arab Saudi terhadap sebuah pabrik semen dan perumahan pekerja di Distrik Hamdan, Provinsi Sanaa, telah menewaskan delapan orang, termasuk enam perempuan dan seorang gadis kecil. Lebih dari 10 orang lainnya mengalami luka-luka," kata kementerian tersebut.

Laporan itu belum merinci tingkat keparahan luka para korban maupun kondisi bangunan setelah serangan.

Empat Orang Tewas dalam Serangan terhadap Rumah Tinggal

Selain menyerang kawasan pabrik semen dan perumahan pekerja, serangan udara juga dilaporkan menghantam sebuah rumah tinggal di Sanaa.

Kementerian Kesehatan Houthi menyebut empat orang meninggal dunia dalam serangan tersebut, termasuk dua anak-anak.

Empat orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Dengan demikian, jumlah korban dari kedua lokasi mencapai sedikitnya 12 orang meninggal dunia dan lebih dari 14 orang terluka berdasarkan laporan otoritas kesehatan Houthi.

Jumlah korban tersebut masih bersumber dari pihak Houthi dan belum disertai konfirmasi independen dalam laporan yang tersedia.

Konflik Houthi dan Pemerintah Yaman Kembali Memanas Sejak Agustus

Serangan udara terbaru terjadi di tengah kembali meningkatnya konflik antara kelompok Houthi dan pasukan yang setia kepada Pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi.

Bentrokan kedua pihak kembali pecah pada Agustus 2026 setelah jeda selama sekitar empat tahun.

Menurut laporan tersebut, konflik kembali meningkat setelah Houthi melancarkan serangan terhadap kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah.

Serangan terhadap kapal tanker itu disebut sebagai balasan atas operasi militer Yaman yang menyasar bandara di Sanaa.

Rangkaian serangan tersebut menandai meningkatnya kembali aktivitas militer antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik Yaman.

Hingga laporan diterbitkan, belum terdapat keterangan mengenai tanggapan resmi koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap laporan korban jiwa dalam serangan udara pada Sabtu tersebut.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026