
Pantau - Abass Baraou, juara dunia kelas welter super WBA, akan menghadapi Xander Zayas, pemegang sabuk juara WBO, dalam pertarungan penyatuan gelar dunia yang dijadwalkan berlangsung di Puerto Rico pada 31 Januari 2026.
“Baraou akan melakukan pertahanan gelar pertamanya menghadapi Zayas yang akan mempertaruhkan rekor sempurna dalam pertarungan yang penuh dengan ekspektasi,” demikian pernyataan resmi promotor pertarungan.
Pertarungan ini menjadi sorotan besar karena mempertemukan dua petinju elit dengan latar belakang impresif dan motivasi tinggi untuk menjadi juara tak terbantahkan di divisi welter super.
Rekam Jejak dan Ambisi Abass Baraou
Abass Baraou merebut gelar juara dunia WBA kelas welter super pada tahun 2025 setelah mengalahkan petinju Kuba, Yoenis Tellez, melalui keputusan bulat.
Kemenangan tersebut merupakan kekalahan pertama dalam karier profesional Tellez dan menjadi tonggak penting dalam perjalanan Baraou menuju panggung juara dunia.
Satu-satunya kekalahan dalam karier Baraou terjadi pada tahun 2020 saat menghadapi Jack Culcay dalam keputusan terbelah yang ketat.
Sejak kekalahan itu, Baraou membukukan delapan kemenangan beruntun yang berpuncak pada perolehan gelar dunia pertamanya.
Ia kini datang ke Puerto Rico dengan tekad membuktikan bahwa gelar WBA yang diraihnya bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari konsistensi dan kerja keras.
Xander Zayas: Rekor Sempurna dan Dukungan Tuan Rumah
Di sisi lain, Xander Zayas akan mempertahankan gelar juara dunia WBO-nya untuk pertama kali sekaligus berusaha menyatukan dua sabuk juara dunia dalam pertarungan yang digelar di tanah kelahirannya, Puerto Rico.
Zayas belum pernah kalah dalam 22 pertarungan profesional, dengan 13 di antaranya dimenangkan melalui KO (knockout).
Ia dikenal sebagai salah satu talenta terbaik di divisi welter super dan telah mencuri perhatian publik tinju dunia sejak debut profesionalnya.
Selama tahun 2025, Zayas tampil dua kali dan meraih kemenangan meyakinkan, termasuk menang KO atas Slawa Spomer serta kemenangan angka mutlak atas Jorge García Perez.
Pertarungan melawan Baraou akan menjadi tantangan besar sekaligus peluang emas untuk membuktikan dirinya sebagai juara sejati.
Bertarung di Puerto Rico memberikan keuntungan psikologis bagi Zayas yang akan mendapat dukungan penuh dari penonton tuan rumah.
Selain itu, Zayas juga telah berpengalaman tampil di berbagai ajang besar, termasuk sejumlah pertarungan penting di Madison Square Garden, New York.
- Penulis :
- Aditya Yohan








