Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Teodora Audi Raih Emas di Debut ASEAN Para Games 2025, Persembahkan Kemenangan untuk Orang Tua

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Teodora Audi Raih Emas di Debut ASEAN Para Games 2025, Persembahkan Kemenangan untuk Orang Tua
Foto: (Sumber: Atlet para panahan putri Indonesia Teodora Audi Ayudia Ferelly Essant (kiri) membidik sasaran dalam pertandingan cabang olahraga para panahan final nomor individual compound open women's, pada ASEAN Para Games 2025 Thailand, di Mook Stadium Field, Nakhon Ratchasima, Sabtu (24/1/2026) siang. ANTARA/Donny Aditra.)

Pantau - Atlet para panahan putri Indonesia, Teodora Audi Ayudia Ferelly Essant, meraih medali emas dalam debutnya di ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand pada nomor individual compound open women’s.

Pertandingan final digelar di Mook Stadium Field, Nakhon Ratchasima, pada Sabtu siang, 24 Januari 2026.

Teodora tampil gemilang dengan mencatatkan total nilai 142 dari lima seri (29, 30, 27, 28, 28), mengungguli lawannya asal Singapura, Nur Syahidah Binte Alim, yang meraih nilai 138 (27, 28, 26, 27, 30).

Medali perunggu diraih oleh Bantiloc Agustina, atlet para panahan dari Filipina.

Persembahan untuk Orang Tua dan Perjalanan Setelah Kecelakaan

Teodora mempersembahkan medali emas ini untuk kedua orang tuanya, yang selama ini menjadi sumber kekuatan dan dukungan, terutama setelah kecelakaan mobil yang dialaminya pada tahun 2017.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan kelumpuhan dari pinggang ke bawah.

"Orang tua selalu bilang kepada saya untuk rileks dan tampil tanpa beban di APG, mereka sangat percaya dengan kemampuan saya," ungkap Teodora.

Ia juga menceritakan bagaimana orang tuanya kerap menasihatinya untuk tetap percaya diri dan menikmati pertandingan sebagai ajang menunjukkan kemampuan.

"Orang tua juga bilang kalau saya cukup mengeluarkan kemampuan yang ada sesuai dengan latihan keras yang dijalani sehari-hari dan menganggap pertandingan sebagai arena bermain untuk unjuk gigi," ujarnya.

Sebelum menekuni panahan, Teodora sempat berlatih renang sebagai terapi dan penguatan otot tubuh bagian atas.

Olahraga panahan dikenalkan oleh ibunya, yang menyarankan agar ia mencoba cabang yang juga melatih kekuatan tubuh bagian atas.

"Saya sempat tidak tahu mau mengisi waktu luang seperti apa, bahkan APG Solo (Indonesia) pada 2022 saya hanya penonton, tetapi olahraga ini (para panahan) kini mengantarkan saya menjadi atlet dan mampu meraih emas untuk Indonesia juga," jelasnya.

Fokus Menuju Asian Para Games 2026

Cabang para panahan tidak dipertandingkan dalam ASEAN Para Games 2023 di Kamboja, sehingga Teodora menyebut pencapaiannya kali ini sebagai buah dari penantian panjang.

Ia kini menargetkan untuk tampil lebih maksimal pada Asian Para Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang.

Penulis :
Aditya Yohan