Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

PBSI Nilai Fisik Masih Jadi PR Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Usai Dua Kali Runner Up Awal Musim 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PBSI Nilai Fisik Masih Jadi PR Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Usai Dua Kali Runner Up Awal Musim 2026
Foto: (Sumber: Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Nikolaus Joaquin (kiri) dan Raymond Indra (kanan) berpose dengan piala dan medali mereka usai pertandingan babak final Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026). Raymond/ Joaquin menjadi runner up turnamen tersebut setelah kalah dari lawannya asal Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 19-21, 13-21. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/yu.)

Pantau - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian menyatakan kondisi fisik masih menjadi pekerjaan rumah utama bagi pasangan ganda putra muda Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin setelah dua kali finis sebagai runner up pada awal musim 2026.

Evaluasi tersebut dilakukan setelah Raymond dan Joaquin hanya mampu menjadi runner up dalam dua partai final beruntun di turnamen BWF World Tour.

Raymond dan Joaquin menjadi runner up pada turnamen BWF World Tour Super 300 Thailand Masters 2026.

Pada pekan sebelumnya, Raymond dan Joaquin juga finis di posisi kedua pada turnamen Super 500 Indonesia Masters 2026.

Eng Hian menilai performa Raymond dan Joaquin pada partai final tidak sebaik penampilan mereka di babak-babak sebelumnya.

Penurunan performa di partai puncak akan menjadi bahan evaluasi bersama antara pemain, pelatih, dan tim pendukung setelah kembali ke Jakarta.

PBSI menegaskan peningkatan kondisi fisik perlu dilakukan untuk menunjang performa dan prestasi Raymond dan Joaquin.

Peningkatan fisik dinilai penting agar Raymond dan Joaquin mampu menjaga kualitas permainan secara konsisten hingga fase akhir pertandingan.

Konsistensi permainan dinilai sangat dibutuhkan terutama saat menghadapi turnamen dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.

PBSI tetap memberikan apresiasi atas pencapaian Raymond dan Joaquin yang mampu menembus dua final turnamen BWF World Tour secara beruntun.

Pencapaian tersebut dinilai sebagai bagian dari proses pembinaan pasangan ganda putra muda Indonesia.

Pada final Thailand Masters 2026, Raymond dan Joaquin kalah dari pasangan Indonesia Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana.

Skor kekalahan Raymond dan Joaquin pada final Thailand Masters 2026 tercatat 10-21 dan 17-21.

Pada final Indonesia Masters 2026, Raymond dan Joaquin harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin.

Skor kekalahan Raymond dan Joaquin pada final Indonesia Masters 2026 adalah 19-21 dan 13-21.

PBSI berharap hasil dari dua turnamen tersebut dapat menjadi dasar peningkatan kondisi fisik dan konsistensi permainan Raymond dan Joaquin pada turnamen berikutnya di musim 2026.

Penulis :
Aditya Yohan