
Pantau - Unggulan teratas Iga Swiatek melaju ke perempat final Qatar TotalEnergies Open pada ajang WTA 1000 Doha setelah mengalahkan Daria Kasatkina lewat pertandingan tiga set.
Swiatek menang 5-7, 6-1, 6-1 dalam durasi 2 jam 17 menit setelah sempat kehilangan set pertama.
Swiatek mengatakan, "Ini bukan pertandingan yang mudah. Bahkan di set kedua dan ketiga saya harus berusaha keras untuk memenangi reli melawan Daria,"
Ia menambahkan, "Saya rasa saya memberinya lebih banyak peluang. Dia memanfaatkan permukaan yang lebih lambat di sini dan dia lebih agresif dibandingkan pertandingan sebelumnya."
Sebelum laga ini, Swiatek tidak pernah kehilangan lebih dari tiga gim dalam satu set saat menghadapi Kasatkina dalam enam pertemuan sebelumnya di WTA Tour.
Pada set pertama, Kasatkina yang merupakan mantan peringkat delapan dunia merebut empat gim beruntun dan menutup set dengan kemenangan 7-5.
Swiatek kemudian bangkit dan hanya kehilangan dua gim pada dua set berikutnya untuk memastikan tiket delapan besar.
Catatan pertemuan keduanya kini menjadi 7-1 untuk keunggulan Swiatek.
Dalam statistik laga, Swiatek memanfaatkan 8 dari 18 break point atau 44,4 persen, sementara Kasatkina memanfaatkan 4 dari 12 break point atau 33,3 persen.
Kasatkina juga hanya memenangi 24,1 persen poin dari servis keduanya, yakni 7 dari 29 poin.
Swiatek mengatakan, "Saya merasa terkadang bisa berbuat lebih banyak di set pertama. Ya, saya tidak begitu menyesuaikan diri dengan kondisi yang lebih dingin dan angin,"
Ia melanjutkan, "Tentu saja ini pelajaran untuk hari-hari mendatang."
Swiatek merupakan juara Doha tiga tahun beruntun pada 2022 hingga 2024 dan kini mencapai perempat final Doha untuk kelima kalinya sepanjang karier.
Hanya Petra Kvitova, Caroline Wozniacki, dan Agnieszka Radwanska yang lebih sering menembus perempat final di Doha, masing-masing enam kali.
Pada perempat final, Swiatek akan menghadapi Maria Sakkari.
Sakkari melaju ke delapan besar setelah mengalahkan Varvara Gracheva dengan skor 7-5, 6-0.
Sakkari mencatat tiga kemenangan beruntun di babak utama WTA untuk pertama kalinya sejak Madrid tahun lalu, serta tiga kemenangan beruntun di lapangan keras untuk pertama kalinya sejak mencapai final Indian Wells dua tahun lalu.
Swiatek memiliki catatan empat kemenangan beruntun atas Sakkari menjelang duel perempat final tersebut.
Swiatek mengatakan, "Secara keseluruhan saya pikir level saya meningkat pada 2022 sehingga saya bisa melakukan lebih banyak, memiliki lebih banyak variasi, dan bisa sedikit lebih menekan,"
Ia menambahkan, "Tetapi melawan Maria, selalu sulit. Selalu seperti setiap gim penting, setiap poin penting."
Dalam rekor pertemuan, Sakkari memenangi tiga pertemuan pertama mereka pada 2021 dalam dua set langsung, lalu Swiatek memenangi empat pertemuan berikutnya yang juga semuanya berakhir dua set langsung termasuk kemenangan 6-3, 6-2 di Doha tahun lalu.
Sakkari mengatakan, "Iga sangat solid tetapi pada saat yang sama, dia sangat agresif,"
Ia melanjutkan, "Dia menggerakkan bola dengan sangat baik. Dia bergerak sangat baik di lapangan. Dia tidak banyak melakukan kesalahan."
Sakkari menutup, "Jadi ini akan menjadi tantangan besar bagi saya. Ketika kami bermain tahun lalu di sini, skornya mudah tetapi itu bukan pertandingan yang mudah, harus saya akui,"
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







