Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Xu Mengtao Pertahankan Gelar di Milan-Cortina 2026, Warisan Olimpiade Beijing Dongkrak Industri Es dan Salju China

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Xu Mengtao Pertahankan Gelar di Milan-Cortina 2026, Warisan Olimpiade Beijing Dongkrak Industri Es dan Salju China
Foto: (Sumber: Penumpang menaiki kereta api di Stasiun Kereta Api Beijing Utara di Beijing, 24 Januari 2023. Jalur kereta api cepat Beijing-Zhangjiakou memberikan kemudahan besar bagi perjalanan ski masyarakat ke distrik Chongli di Kota Zhangjiakou, provinsi Hebei, China. ANTARA/Xinhua/Li Xin..)

Pantau - Atlet freeski aerials China Xu Mengtao mempertahankan gelar Olimpiadenya pada Rabu 18 Februari 2026 di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 melalui rangkaian lompatan impresif yang mengingatkan publik pada kemenangan bersejarahnya di Beijing empat tahun lalu.

Penampilan Xu menjadi sorotan karena dinilai menegaskan dominasi China di nomor tersebut sekaligus membangkitkan kembali euforia Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Di Genting Snow Park, Distrik Chongli, Kota Zhangjiakou, Provinsi Hebei, lereng tempat Xu mencetak sejarah pada 2022 kini ramai dan semarak sepanjang tahun.

Arena yang berjarak sekitar 200 kilometer barat laut Beijing itu kini menjadi tuan rumah lebih banyak kompetisi dibanding sebelumnya dengan jumlah pertandingan meningkat sekitar 30 persen setiap tahun sejak Olimpiade Beijing.

Pada musim salju 2025-2026 yang dimulai November, arena ini menerima sekitar 6.000 pengunjung per hari.

Setelah Olimpiade Beijing berakhir, resor tersebut menghadapi tantangan mengubah kejayaan sesaat menjadi warisan jangka panjang dengan mendesain ulang tiga dari enam lintasan Olimpiade agar memiliki tingkat kesulitan lebih rendah tanpa mengurangi sensasi bagi pemain ski rekreasional.

Saat ini terdapat 45 jalur di seluruh resor dengan 42 jalur diperuntukkan bagi pemula, pemain berpengalaman, hingga pencari adrenalin.

Zhang Ye, pensiunan 61 tahun asal Beijing yang bermain ski setiap pekan, mengatakan akses menuju resor semakin mudah.

"Hanya satu jam dengan kereta cepat dan 10 menit dengan transportasi antar jemput shuttle ke resor. Sangat praktis," ujarnya.

Pada 2025, lebih dari 10 juta wisatawan mengunjungi Distrik Chongli dengan dukungan bus ekspres yang menghubungkan bandara-bandara Beijing dan Stasiun Kereta Selatan langsung ke resor serta shuttle gratis dari stasiun kereta ke lereng.

Chongli tidak hanya mengandalkan musim dingin, tetapi juga mengembangkan wisata musim panas dan gugur seperti bersepeda gunung, hiking, dan berkemah dengan mengalihfungsikan venue Olimpiade menjadi taman luar ruangan dan kamp edukasi.

Snow Ruyi Ski Resort menambah kereta gantung wisata dan wahana menuruni hutan dengan kecepatan yang dapat diatur pengunjung.

Pada 2025, wisata musim panas menarik 5,1 juta pengunjung atau melampaui musim dingin dengan pendapatan mencapai 4,42 miliar yuan atau sekitar Rp10,8 triliun dengan kurs 1 yuan setara Rp2.443.

Sekitar 30.000 orang bekerja di sektor olahraga musim dingin atau pariwisata di Chongli dan 80 persen di antaranya bekerja sepanjang tahun.

Berdasarkan Laporan Perkembangan Ekonomi Es dan Salju China 2025, sektor ini tumbuh dari 364,7 miliar yuan pada 2016 menjadi lebih dari 1 triliun yuan pada 2025 dengan partisipasi pariwisata musim dingin melampaui 300 juta orang selama tiga musim berturut-turut.

Pertumbuhan tersebut membentuk rantai nilai lengkap meliputi manufaktur peralatan, penyelenggaraan acara, pelatihan, dan pariwisata termasuk Kawasan Industri Perlengkapan Es dan Salju Xuanhua yang berjarak sekitar dua jam dari Chongli.

Merek papan seluncur salju Lidakis yang berdiri pada 2003 kini memiliki gudang berisi papan, sepatu bot, dan perlengkapan untuk pasar domestik maupun luar negeri.

"Dua puluh tahun lalu, papan seluncur salju baru masuk ke pasar China, dan hanya sedikit orang yang membelinya," kata CEO Lidakis Jin Huiyuan 68 tahun.

"Contohnya papan untuk anak-anak. Sebelum 2015, 100 papan terjual dalam tiga tahun. Per 2016, 3.000 tidak cukup. Saat Olimpiade Musim Dingin 2022, bahkan 10.000 pun tidak mampu memenuhi permintaan," ungkapnya.

Seiring meningkatnya siaran langsung daring, Lidakis memperluas jalur penjualan langsung ke konsumen untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Fotografer ski Qu Xiaotong 32 tahun juga merasakan lonjakan pesanan sejak Olimpiade Beijing.

"Jumlah pesanan yang saya terima setiap bulan sekarang setara dengan yang saya tangani sepanjang musim salju pada periode awal saya di bidang ini," katanya.

"Pertumbuhan olahraga musim dingin di China, terutama setelah Olimpiade Beijing 2022, telah mengubah segalanya, pekerjaan saya, industri ini, bahkan cara orang menikmati salju. Rasanya seperti Olimpiade tidak pernah berakhir," ujarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf