Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

PBSI Lakukan Penyegaran Struktur Kepelatihan Ganda Putra Demi Jaga Daya Saing Internasional

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

PBSI Lakukan Penyegaran Struktur Kepelatihan Ganda Putra Demi Jaga Daya Saing Internasional
Foto: (Sumber: Pelatih ganda putra Andrei Adistia (tengah) bersama Raymond Indra/Nikolaus Joaquin setelah final Super 300 Korea Masters di di Iksan, Minggu (9/11/2025). (ANTARA/HO-PBSI).)

Pantau - PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia melakukan penyesuaian struktur kepelatihan di sektor ganda putra sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi performa dan meningkatkan dinamika tim menghadapi persaingan internasional.

Penyegaran struktur ini dilakukan untuk menciptakan suasana latihan dan pendampingan yang lebih segar, adaptif, serta responsif terhadap tuntutan kompetisi level tertinggi dalam kalender turnamen Badminton World Federation.

Dalam struktur terbaru, Chafidz Yusuf ditunjuk sebagai asisten pelatih ganda putra utama untuk mendampingi Antonius Budi Ariantho.

Thomas Indratjaja dipercaya menjadi asisten pelatih ganda putra pratama yang akan bekerja bersama Andrei Adistia.

Sebelum rotasi, Chafidz menempati posisi pelatih ganda putra Pelatnas pratama dan dikenal berpengalaman dalam pembinaan atlet muda menuju level elite.

Thomas sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih ganda putra utama dan telah lama terlibat dalam sistem pembinaan sektor tersebut di Pelatnas Cipayung.

Andrei Adistia yang menangani kelompok pratama memiliki pengalaman sebagai mantan pemain nasional sebelum beralih ke dunia kepelatihan.

Penyesuaian tersebut ditegaskan sebagai bagian dari strategi penyegaran tanpa mengubah arah program pembinaan yang telah berjalan termasuk target peningkatan prestasi di level Super Series, kejuaraan beregu, dan multi-event.

Dengan kombinasi pengalaman pelatih di level elite dan pembinaan usia muda, PBSI berharap proses regenerasi berjalan lebih optimal serta mampu menjaga daya saing ganda putra Indonesia di kancah dunia.

Penulis :
Gerry Eka