
Pantau - Petenis Serbia Novak Djokovic bangkit dari ketertinggalan untuk meraih kemenangan pada laga pembuka turnamen BNP Paribas Open 2026 di Indian Wells setelah mengalahkan petenis Polandia Kamil Majchrzak dengan skor 4-6, 6-1, 6-2.
Pertandingan tersebut berlangsung dalam kondisi angin kencang di gurun California yang membuat permainan menjadi cukup sulit bagi kedua pemain.
Ini merupakan pertandingan pertama Djokovic sejak kalah dari Carlos Alcaraz pada final Australian Open 2026.
"Sulit bagi saya untuk menemukan performa terbaik saya, terutama di awal turnamen dalam tujuh atau delapan tahun terakhir. Saya senang bisa mengatasi tantangan ini", ungkapnya.
Djokovic Bangkit Setelah Kehilangan Set Pertama
Pada set pertama Djokovic kesulitan menemukan ritme permainan dari baseline.
Majchrzak tampil solid dan berhasil memenangi set pertama setelah memanfaatkan break pada gim pembuka.
Djokovic kemudian meningkatkan konsistensi permainan serta kekuatan pukulannya pada set kedua dan ketiga.
Petenis Serbia tersebut akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan menutup kemenangan setelah bertanding selama dua jam 12 menit.
"Kamil adalah pemain yang sangat solid. Dia tidak memiliki kekuatan yang luar biasa, tetapi dia memiliki semua jenis pukulan dan dia tidak takut untuk maju dan mengambil bola lebih awal", ujarnya.
Rekor dan Tantangan di Indian Wells
Djokovic yang kini berusia 38 tahun merupakan pemegang rekor lima gelar juara turnamen Indian Wells bersama Roger Federer.
Namun dalam beberapa tahun terakhir ia mengalami hasil yang kurang baik di turnamen tersebut dan belum mampu mencapai babak keempat sejak 2017.
Sejak meraih gelar terakhir pada 2017, Djokovic sempat tersingkir oleh Taro Daniel, Philipp Kohlschreiber, Luca Nardi, serta Botic van de Zandschulp.
Pada usia 38 tahun, Djokovic juga menjadi petenis putra tertua kedua yang mencapai babak ketiga Indian Wells setelah Ivo Karlovic yang melakukannya pada usia 40 tahun pada 2019.
Djokovic mengatakan kondisi angin di Indian Wells menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pertandingan tersebut.
"Saya merasa angin di sini adalah salah satu yang terberat di tur", ungkapnya.
Ia menjelaskan arah angin yang berubah-ubah membuat permainan menjadi lebih sulit bagi para pemain.
Setelah kemenangan tersebut, Djokovic mencatat rekor menang-kalah musim ini 7-1 berdasarkan indeks ATP.
Pada pertandingan berikutnya Djokovic dijadwalkan menghadapi petenis Amerika Serikat Aleksandar Kovacevic.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti








