
Pantau - Pacific Caesar Surabaya kalah 91-98 dari Kesatria Bengawan Solo dalam lanjutan Indonesian Basketball League 2026 di Sritex Arena, Solo, akibat lemahnya pertahanan terutama di area paint.
Asisten pelatih Pacific Andi Prasetyo menilai timnya mengalami kendala utama dalam menjaga pertahanan sepanjang pertandingan.
Pertahanan dan Turnover Jadi Masalah
Andi menyebut kelengahan dalam bertahan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki oleh tim.
"Itu (lengah bertahan) akan menjadi pekerjaan rumah bagi kami," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa meski serangan tim berjalan cukup baik dan mampu merepotkan lawan, kelemahan di sektor pertahanan justru dimanfaatkan oleh Kesatria untuk mencetak poin.
Selain itu, faktor turnover juga menjadi kerugian besar bagi tim dalam pertandingan tersebut.
Pemain Darren Vai Celosse menyatakan tim telah berusaha menjalankan strategi pelatih secara maksimal.
"Selain bermasalah di pertahanan, kami juga harus mengurangi turnover yang bisa dimanfaatkan lawan untuk mengumpulkan poin," ujarnya.
Posisi Klasemen dan Dukungan Suporter
Pacific saat ini berada di peringkat ke-10 klasemen dengan koleksi 17 poin dari catatan dua kemenangan dan 13 kekalahan.
Sementara itu, Kesatria Bengawan Solo berada di posisi kesembilan dengan 18 poin hasil dari lima kemenangan dan delapan kekalahan.
Andi juga berharap dukungan dari suporter tetap mengalir untuk meningkatkan motivasi tim di pertandingan selanjutnya.
"Kami berharap Caesar Family (fan) tetap mendukung penuh tim dalam pertandingan-pertandingan berikutnya, agar bisa memberikan hasil terbaik," tutupnya.
- Penulis :
- Gerry Eka








