
Pantau - Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia menyiapkan atlet terbaik untuk menghadapi Kejuaraan Asia U19 dan U17 usai Kejuaraan Nasional 2026 di Akademi Angkatan Udara Yogyakarta.
Kejurnas tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan menuju kompetisi internasional.
"Selanjutnya PP MPI akan mempersiapkan atlet-atlet modern pentathlon Indonesia untuk kembali bertanding di ajang internasional Asian Championships yang juga akan dilaksanakan di tempat yang sama pada pertengahan Mei ini," ujar Purwoko Aji Prabowo.
Hasil Kejurnas dan Dominasi Jawa Barat
Jawa Barat keluar sebagai juara umum dengan raihan tiga emas, dua perak, dan satu perunggu.
Atlet Jawa Barat Caroline Andita Bangun menyumbang dua emas dari nomor perorangan senior putri dan estafet campuran.
Posisi kedua ditempati Sulawesi Selatan dengan dua emas, dua perak, dan satu perunggu.
Sementara Daerah Khusus Jakarta berada di posisi ketiga dengan dua emas dan satu perunggu.
Sebanyak 20 pengurus provinsi turut mengirimkan atlet terbaiknya dalam ajang tersebut.
"Terima kasih setinggi-tingginya kepada Pengprov MPI yang telah mengirim wakil terbaiknya mengikuti Kejurnas ini," katanya.
Dukungan dan Target Internasional
Komite Olimpiade Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap pembinaan modern pentathlon.
"NOC Indonesia mendukung penuh modern pentathlon Indonesia di bawah Ketum PP MPI Marsekal Muda Purwoko Aji Prabowo yang sangat aktif menggulirkan kompetisi," ujar Hengky Silatang.
Modern pentathlon dinilai memiliki potensi besar sebagai cabang olahraga Olimpiade.
"Modern pentathlon Indonesia telah membuktikan itu dengan sukses mempersembahkan medali emas di SEA Games 2025 Thailand. Itu salah satu keyakinan saya, modern pentathlon Indonesia akan dapat berbicara lebih banyak di pentas dunia untuk mengharumkan Indonesia," katanya.
Pembinaan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan prestasi atlet Indonesia di level internasional.
- Penulis :
- Gerry Eka









