
Pantau - Dewa United Banten berhasil menghentikan rekor 13 kemenangan beruntun Pelita Jaya Basketball Jakarta setelah menang 81-70 dalam lanjutan Indonesian Basketball League 2026 di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jakarta.
Kemenangan ini menjadi balas dendam Dewa United setelah kalah pada pertemuan pertama Januari lalu.
Hasil tersebut juga menjadi kekalahan pertama Pelita Jaya yang kini mencatat rekor 13-1.
Dominasi Tripoin dan Pertahanan Solid
Dewa United tampil impresif dengan memasukkan 14 tembakan tripoin dari 32 percobaan.
Donell Cooper II menjadi motor kemenangan dengan hampir mencatat triple double yaitu 24 poin, 10 assist, dan 8 rebound.
"Tidak mudah untuk mengalahkan Pelita Jaya, terutama dengan pemain-pemain yang mereka miliki. Tetapi ini tentang latihan dan persiapan. Kami hanya tinggal fokus saja pada defense, dan semuanya berjalan sesuai dengan rencana," ujar Cooper.
Troy Gillenwater menyumbang 18 poin dan 13 rebound, sementara Joshua Ibarra menambahkan 13 poin dan 18 rebound.
Hardianus turut berkontribusi dengan 11 poin melalui akurasi tripoin.
Pelita Jaya Kesulitan Bangkit
Dewa United sempat unggul hingga 15 poin dan mampu menahan Pelita Jaya mencetak kurang dari 20 poin dalam tiga kuarter.
Dari kubu Pelita Jaya, Darius Moten mencetak 19 poin, diikuti Amorie Archibald dengan 18 poin dan delapan assist.
Jeff Withey mencatat 13 poin dan 10 rebound meski mendapat penjagaan ketat.
Minimnya kontribusi pemain cadangan menjadi kendala dengan hanya menyumbang empat poin sepanjang pertandingan.
Hasil ini membuat rekor pertemuan kedua tim menjadi imbang 1-1 pada musim reguler.
Pelita Jaya dijadwalkan menghadapi Bogor Hornbills pada 19 April, sementara Dewa United akan tampil di BCL Asia East 2026 sebelum kembali ke kompetisi domestik.
- Penulis :
- Gerry Eka









