
Pantau - Tim panjat tebing Indonesia bertolak ke China untuk mengikuti World Climbing Asia Championship Meisan 2026 yang menjadi ajang kualifikasi menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Keberangkatan tim dilakukan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Kota Meisan.
"Kami sudah di dalam pesawat, keberangkatan pukul 22.50 WIB dan dijadwalkan sampai pukul 05.50 waktu setempat," ujar Wahyu Pristiawan Buntoro.
Total delegasi berjumlah 22 orang yang terdiri dari ofisial, pelatih, dan atlet.
Sebanyak 16 atlet diberangkatkan untuk mengikuti kejuaraan tersebut.
Atlet terdiri dari sembilan pemanjat disiplin speed serta tujuh atlet untuk nomor lead dan boulder.
Setibanya di lokasi, seluruh tim akan beristirahat guna pemulihan kondisi.
Kejuaraan berlangsung pada 7 hingga 12 April 2026.
Ajang tersebut menjadi kualifikasi untuk Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Untuk lolos, atlet speed harus masuk delapan besar.
Sementara atlet nomor lead dan boulder harus menembus enam besar untuk mendapatkan tiket.
Pelatih menekankan pentingnya adaptasi terhadap cuaca dan lingkungan setempat.
"Sambil kami beradaptasi dengan cuaca atau kondisi disini, jadi mohon dukungannya," kata Galar Pandu Asmoro.
Tiga atlet Indonesia telah memastikan diri lolos ke Asian Games 2026.
Mereka adalah Putra Tri Ramadani, Sukma Lintang Cahyani, dan Ravianto Ramadhan.
Tim speed putra diperkuat Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Antasyafi, Robby Al Hilmi, dan Aditya Tri Syahria.
Tim speed putri diisi Rajiah Sallsabillah, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma.
Tim lead putra terdiri dari Musauwir Mahesa Caesar, Muhammad Ramzi Firmansyah, Muhammad Rizky Syahrafli, dan Raviandi Ramadhan.
Tim lead putri diisi Nur Diatul Jannah dan Alma Ariella Tsany.
- Penulis :
- Gerry Eka








