
Pantau - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menyumbangkan poin keempat setelah menang dua gim langsung 21-14, 21-8 atas pasangan Aljazair Mohamed Abderrahime Belarbi/Koceila Mammeri pada laga pembuka Grup D Piala Thomas 2026 di Forum Horsens, Denmark, Jumat atau Sabtu dini hari WIB.
Kemenangan tersebut mempertegas dominasi Indonesia atas Aljazair dalam pertandingan fase grup.
Fajar/Fikri memanfaatkan laga ini sebagai ajang adaptasi terhadap kondisi lapangan dan karakter permainan di arena pertandingan.
"Yang pasti tadi lebih menyesuaikan lapangan. Di sini laju shuttlecock lumayan kencang jadi jarang sekali banyak bola reli dan bermain bertahan," ungkap Fajar.
Adaptasi dan Strategi Permainan
Fajar menjelaskan kondisi shuttlecock yang cepat membuat pemain harus lebih agresif dalam menyerang sejak awal.
"Di sini harus benar-benar bagaimana caranya untuk menyerang," katanya menambahkan.
Permainan cepat yang diterapkan Fajar/Fikri terbukti efektif untuk menekan lawan dan mengamankan kemenangan tanpa kesulitan berarti.
Peran Tim dan Lanjutan Pertandingan
Fikri mengaku antusias kembali tampil di ajang Piala Thomas dengan pasangan baru dibanding edisi sebelumnya.
“Kali ini berpasangan dengan Fajar. Yang pasti saya pribadi ingin selalu menampilkan yang terbaik," ujarnya.
Kemenangan ini melengkapi keunggulan Indonesia setelah tiga poin sebelumnya diraih dari sektor tunggal melalui Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting.
Satu laga tersisa akan dimainkan oleh pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang menghadapi wakil Aljazair.
Hasil ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia dalam upaya menjaga momentum di Grup D Piala Thomas 2026.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







