
Pantau - Tyson Fury merebut sabuk World Boxing Council (WBC) METTA Humanitarian setelah mengalahkan Mariusz Wach melalui kemenangan technical knockout (TKO) pada akhir ronde ketujuh di Stadion Maz Muay Thai, Pattaya, Thailand, Jumat (24/7), sekaligus membuka peluang menuju duel melawan Anthony Joshua.
Fury Dominasi Pertarungan Sejak Awal
Tyson Fury tampil dominan sejak bel pembuka dengan memanfaatkan gerakan tipuan, jab tajam, serta kombinasi pukulan ke arah kepala dan tubuh untuk mengendalikan jalannya laga.
Mariusz Wach sempat mencoba meningkatkan tekanan pada ronde kedua, namun pergerakan Fury yang sulit diprediksi membuat petinju asal Polandia itu kesulitan mengembangkan permainan.
Memasuki ronde ketiga hingga ronde keenam, Fury terus menguasai pertandingan melalui serangan bertubi-tubi yang beberapa kali membuat Wach terdorong ke tali ring dan menerima pukulan keras tanpa mampu memberikan perlawanan berarti.
World Boxing Council dalam laporan resminya menyatakan, "Fury melancarkan kombinasi pukulan yang kuat sepanjang pertandingan, menghantam tubuh dan kepala lawan hingga kubuh Wach memutuskan menghentikan pertarungan di akhir ronde ketujuh."
Pertarungan akhirnya dihentikan sebelum ronde kedelapan dimulai setelah tim Wach memutuskan petinjunya tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Kemenangan Dekatkan Fury dengan Anthony Joshua
Kemenangan tersebut membuat Fury berhasil membawa pulang sabuk WBC METTA Humanitarian sekaligus memperbaiki catatan profesionalnya menjadi 36 kemenangan, termasuk 25 kemenangan KO, dua kekalahan, dan satu hasil imbang pada usia 37 tahun.
Di sisi lain, Wach kini memiliki rekor 39 kemenangan, dengan 20 kemenangan KO, serta 14 kekalahan sepanjang karier profesionalnya.
Usai pertarungan, Fury diperkirakan langsung bertolak ke Jeddah, Arab Saudi, untuk menyaksikan laga Anthony Joshua melawan Kristian Prenga yang menjadi bagian dari persiapan menuju potensi duel besar antara Fury dan Joshua.
- Penulis :
- Aditya Yohan





