HOME  ⁄  Olahraga

Carlos Alcaraz Menang Tiga Set dan Mulus Mengawali Misi Pertahankan Gelar US Open

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Carlos Alcaraz Menang Tiga Set dan Mulus Mengawali Misi Pertahankan Gelar US Open
Foto: (Sumber :Petenis Spanyol Carlos Alcaraz beraksi pada babak pertama US Open 2026 melawan Roman Safiullin di Arthur Ashe Stadium, New York, AS, Senin (31/8/2026). (US Open).)

Pantau - Carlos Alcaraz mengawali upaya mempertahankan gelar US Open 2026 dengan mengalahkan Roman Safiullin 6-4, 6-4, 6-4 pada babak pertama di Arthur Ashe Stadium, New York, Amerika Serikat, Selasa (1/9/2026) WIB.

Petenis Spanyol peringkat ketiga dunia itu menyelesaikan pertandingan dalam waktu dua jam 22 menit sekaligus menandai kembalinya dia ke kompetisi tunggal setelah absen sekitar empat bulan akibat cedera pergelangan tangan.

Alcaraz Kembali ke Tunggal Setelah Cedera

"Saya mengalami lima bulan yang sangat sulit, jadi bisa kembali ke Arthur Ashe dan bertanding lagi. Saya tidak bisa memilih turnamen yang lebih baik untuk kembali selain US Open di New York," kata Alcaraz seusai pertandingan seperti dikutip dari ATP.

Alcaraz sebelumnya telah kembali bertanding secara kompetitif dengan berpasangan bersama Serena Williams pada nomor ganda campuran US Open pekan lalu.

Namun, pertandingan menghadapi Safiullin menjadi laga tunggal pertama Alcaraz sejak April 2026.

Alcaraz yang mengenakan penyangga putih di lengan kanannya sempat bermain hati-hati pada awal pertandingan, terutama ketika melakukan servis dan pukulan forehand.

Petenis berusia tersebut kemudian menemukan ritme permainan dan menghasilkan forehand winner berkecepatan 95 mil per jam untuk mematahkan servis Safiullin pada gim ketujuh.

Alcaraz tidak menunjukkan masalah fisik sepanjang pertandingan dan mampu mempertahankan keunggulan hingga menyelesaikan laga dalam tiga set langsung.

"Saya punya sedikit keraguan mengenai pertandingan ini, saya tidak akan berbohong. Saya berpikir apakah saya bisa bertahan dalam pertandingan lima set, apakah saya bisa bermain empat atau lima set," ujar Alcaraz.

"Tetapi saya mencoba melupakan semuanya dan fokus pada hal-hal yang harus saya lakukan serta hal-hal yang ingin saya tingkatkan. Saya hanya berpikir, mari kita lihat apa yang akan terjadi dalam pertandingan."

Alcaraz Tantang Jaime Faria di Babak Kedua

Safiullin memperoleh enam peluang break, tetapi petenis Rusia tersebut hanya mampu mengonversi satu di antaranya.

Alcaraz berhasil menyelamatkan lima dari enam break point yang dihadapinya dan meningkatkan permainan pada momen-momen penting.

Kemenangan tersebut membuat Alcaraz mencatatkan rekor sempurna 8-0 dalam turnamen Grand Slam sepanjang 2026 setelah sebelumnya menjuarai Australian Open pada Januari.

Alcaraz juga berpeluang menjadi petenis pertama sejak Roger Federer yang mampu mempertahankan gelar US Open setelah Federer menjadi juara lima kali berturut-turut pada 2004 hingga 2008.

Pada babak kedua, Alcaraz akan menghadapi petenis Portugal Jaime Faria yang menyingkirkan wakil tuan rumah Jenson Brooksby.

"Level tenisnya pasti akan lebih baik. Namun, saya sangat senang dengan level permainan saya di pertandingan pertama setelah empat bulan," kata Alcaraz.

"Saya pikir saya bermain tenis dengan baik dan bangga dengan penampilan itu. Tetapi saya membutuhkan lebih banyak pertandingan untuk kembali mendapatkan ritme turnamen dan pertandingan. Saya yakin akan semakin baik setiap harinya."

"Hal yang paling saya banggakan adalah mentalitas saya, bagaimana menghadapi semuanya, rasa gugup dan keraguan di kepala, lalu tetap melanjutkan pertandingan," ujar Alcaraz.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026