
Pantau - Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka mengawali upaya mempertahankan gelar US Open 2026 dengan mengalahkan Camila Osorio dua set langsung 6-2, 6-4 dalam pertandingan selama satu jam 27 menit di New York, Selasa (1/9/2026) WIB.
Kemenangan tersebut memperpanjang catatan Sabalenka menjadi 14 kemenangan beruntun di US Open sekaligus kemenangan ke-24 secara berturut-turut pada pertandingan babak pertama turnamen Grand Slam.
"Dia mulai lebih maju sedikit dan bermain lebih agresif, sehingga memaksa saya mundur. Dia bermain bagus, memberikan perlawanan dan bertarung dengan sangat baik," kata Sabalenka dikutip dari WTA.
Sabalenka Atasi Perlawanan Osorio
Sabalenka mencatat 23 unforced error, termasuk empat double fault, tetapi mampu mengimbanginya dengan menghasilkan 32 winner sepanjang pertandingan.
Pertandingan dibuka dengan tiga break servis secara beruntun ketika Osorio kesulitan menemukan ritme dan melakukan lima double fault dalam dua gim servis pertamanya.
Sabalenka kemudian menyelamatkan satu break point dengan ace sebelum mempertahankan servisnya dan mengambil kendali untuk menutup set pertama dengan kemenangan 6-2.
Pada set kedua, Sabalenka mendapatkan break lebih awal setelah Osorio melakukan double fault dan dua kesalahan forehand, tetapi petenis unggulan pertama tersebut kemudian kehilangan keunggulannya akibat sejumlah kesalahan sendiri.
Osorio yang menempati peringkat 59 dunia mulai memberikan tekanan melalui variasi permainan dengan maju ke net serta menggunakan drop shot dan lob hingga memperoleh dua break point untuk berpeluang unggul 4-2.
Sabalenka menggagalkan kedua peluang tersebut melalui rangkaian pukulan backhand dan mampu mempertahankan servisnya.
Pada kedudukan 4-4, double fault kesembilan Osorio membuka kesempatan bagi Sabalenka untuk merebut break penting sebelum mengakhiri pertandingan pada match point kedua melalui service winner.
Sabalenka Hadapi Ancaman Kehilangan Peringkat Satu
Kemenangan tersebut menjadi modal bagi Sabalenka yang harus mempertahankan gelar US Open untuk menjaga posisinya di puncak peringkat WTA.
Sabalenka berpotensi turun hingga peringkat keempat dunia apabila gagal mempertahankan gelar di Flushing Meadows dan juga terancam mengakhiri musim tanpa gelar Grand Slam untuk pertama kalinya sejak 2022.
Petenis tersebut sebelumnya menjuarai Indian Wells dan Miami secara beruntun pada Maret untuk melengkapi Sunshine Double, tetapi belum kembali mencapai final setelah dua turnamen tersebut.
Sabalenka selanjutnya akan menghadapi petenis kualifikasi peringkat 160 dunia Polina Iatcenko pada babak kedua US Open.
Iatcenko melaju setelah mencatat kemenangan pertamanya di babak utama Grand Slam dengan menaklukkan Renata Zarazua 4-6, 6-4, 7-6(7) dalam pertandingan selama tiga jam 27 menit.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




