HOME  ⁄  Olahraga

MotoGP Terapkan Dua Sesi Kualifikasi dan Dua Posisi Start Berbeda Mulai Musim 2027, Ini Aturan Barunya

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

MotoGP Terapkan Dua Sesi Kualifikasi dan Dua Posisi Start Berbeda Mulai Musim 2027, Ini Aturan Barunya
Foto: Arsip foto - Sejumlah pembalap melaju saat balapan MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu 20/3/2022 (sumber: ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Pantau - MotoGP akan menerapkan format akhir pekan balapan baru mulai musim 2027 dengan menghadirkan dua sesi kualifikasi terpisah dan dua susunan posisi start atau starting grid berbeda untuk balapan Sprint dan Grand Prix.

Perubahan tersebut membuat hasil kualifikasi Sprint tidak lagi digunakan untuk menentukan posisi start balapan utama Grand Prix seperti yang berlaku pada format sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman resmi MotoGP pada Kamis, perubahan format tersebut telah ditetapkan melalui keputusan Grand Prix Commission.

Dalam aturan baru, MotoGP memperkenalkan sesi Kualifikasi Sprint yang berlangsung pada Jumat untuk menentukan posisi start balapan Sprint pada Sabtu.

Sementara itu, posisi start balapan utama Grand Prix pada Minggu akan ditentukan melalui rangkaian kualifikasi berbeda yang digelar pada Sabtu.

Pemisahan tersebut memungkinkan pembalap memperoleh posisi start berbeda dalam balapan Sprint dan Grand Prix pada akhir pekan yang sama.

MotoGP 2027 Hadirkan Kualifikasi Sprint Khusus pada Jumat

Berdasarkan format baru yang ditetapkan Grand Prix Commission, rangkaian kegiatan MotoGP pada Jumat akan mengalami sejumlah perubahan, termasuk penyesuaian durasi latihan bebas.

Kegiatan Jumat akan diawali dengan sesi latihan bebas pertama atau Free Practice 1 (FP1) yang berlangsung selama 45 menit.

Setelah FP1 selesai, seluruh pembalap melanjutkan kegiatan dengan mengikuti latihan bebas kedua atau Free Practice 2 (FP2) selama 30 menit.

Berbeda dari format sebelumnya, hasil catatan waktu FP2 tidak lagi digunakan untuk menentukan pembalap yang berhak langsung lolos ke sesi kualifikasi kedua atau Q2.

Setelah kedua sesi latihan bebas selesai, seluruh pembalap akan mengikuti Kualifikasi Sprint selama 15 menit.

Sesi tersebut menjadi penentu susunan posisi start seluruh pembalap dalam balapan Sprint yang berlangsung pada Sabtu.

Setiap pembalap akan berusaha mencatatkan waktu putaran terbaik untuk mendapatkan posisi start yang menguntungkan dalam balapan jarak pendek tersebut.

Hasil Kualifikasi Sprint pada Jumat hanya berlaku untuk menentukan posisi start Sprint dan tidak memengaruhi susunan posisi start Grand Prix.

Dengan demikian, jadwal MotoGP pada Jumat mulai musim 2027 terdiri atas FP1 selama 45 menit, FP2 selama 30 menit, dan Kualifikasi Sprint selama 15 menit.

Seluruh Pembalap Wajib Ikuti GP Q1, Hanya 12 Tercepat Lolos ke Q2

Perubahan besar juga diterapkan pada rangkaian kegiatan Sabtu, khususnya mekanisme kualifikasi untuk menentukan posisi start balapan utama Grand Prix.

Kegiatan Sabtu akan dimulai dengan sesi latihan bebas ketiga atau Free Practice 3 (FP3) yang berlangsung selama 20 menit.

Setelah FP3, seluruh pembalap wajib mengikuti sesi Grand Prix Qualifying 1 (GP Q1) selama 15 menit.

Berbeda dari sistem sebelumnya, tidak ada lagi pembalap yang memperoleh tiket langsung menuju GP Q2 berdasarkan catatan waktu latihan bebas.

Seluruh pembalap harus terlebih dahulu mengikuti GP Q1 dan bersaing mencatatkan waktu putaran tercepat untuk memperoleh kesempatan melanjutkan ke sesi berikutnya.

Sebanyak 12 pembalap tercepat dari GP Q1 akan berhak mengikuti Grand Prix Qualifying 2 (GP Q2).

Sementara itu, pembalap yang tidak masuk dalam kelompok 12 tercepat GP Q1 tidak dapat melanjutkan persaingan ke GP Q2.

Sesi GP Q2 akan berlangsung selama 15 menit dengan mempertemukan 12 pembalap tercepat hasil GP Q1.

Dalam sesi tersebut, para pembalap akan bersaing memperebutkan pole position atau posisi start terdepan untuk balapan utama Grand Prix.

Hasil GP Q2 juga akan menentukan susunan empat baris terdepan starting grid Grand Prix yang masing-masing terdiri atas tiga pembalap.

Dengan mekanisme tersebut, seluruh pembalap menjalani tahapan kualifikasi awal yang sama sebelum 12 pembalap tercepat melanjutkan persaingan memperebutkan posisi start terbaik.

Setelah seluruh rangkaian kualifikasi Grand Prix selesai, kegiatan MotoGP pada Sabtu akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan balapan Sprint.

Posisi start dalam Sprint tetap mengacu pada hasil Kualifikasi Sprint yang telah dilaksanakan pada Jumat.

Sebaliknya, hasil GP Q1 dan GP Q2 pada Sabtu hanya digunakan untuk menentukan posisi start Grand Prix pada Minggu.

MotoGP Hapus Sesi Pemanasan pada Minggu Mulai Musim 2027

Selain mengubah format kualifikasi, MotoGP juga akan menghapus sesi pemanasan atau Warm Up yang sebelumnya berlangsung selama 10 menit pada Minggu.

Penghapusan tersebut menjadi bagian dari penyesuaian jadwal akhir pekan balapan yang mulai diterapkan pada musim 2027.

Sebagai pengganti sesi Warm Up, jalur pit atau pit lane akan dibuka selama 10 menit menjelang berlangsungnya Grand Prix.

Selama periode tersebut, pembalap dapat melakukan beberapa sighting lap atau putaran pengenalan untuk memeriksa kondisi sepeda motor dan lintasan.

Kesempatan tersebut memungkinkan pembalap mengecek kondisi kendaraan sekaligus memperoleh gambaran mengenai keadaan lintasan sebelum memulai balapan utama.

Dalam susunan jadwal baru, rangkaian balapan Minggu akan diawali dengan penyelenggaraan Grand Prix Moto3.

Setelah balapan Moto3 selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Grand Prix Moto2.

Balapan utama Grand Prix MotoGP kemudian berlangsung setelah rangkaian Moto3 dan Moto2 selesai.

Susunan posisi start pembalap MotoGP dalam balapan utama tetap mengacu pada hasil GP Q1 dan GP Q2 yang diselenggarakan pada Sabtu.

Grand Prix Commission Sesuaikan Durasi Latihan Bebas dan Kualifikasi

Grand Prix Commission menjelaskan bahwa penyesuaian durasi latihan bebas dilakukan untuk mengimbangi penambahan sesi Kualifikasi Sprint dalam format akhir pekan baru.

Penambahan sesi tersebut membutuhkan penataan ulang jadwal agar keseluruhan aktivitas pembalap, tim, dan pabrikan selama akhir pekan tetap terkendali.

Melalui penyesuaian tersebut, penyelenggara berupaya menjaga jumlah waktu yang dihabiskan pembalap, tim, dan pabrikan di lintasan meskipun terdapat perubahan struktur kegiatan.

Format baru ini tidak hanya mengubah proses penentuan posisi start, tetapi juga mengatur ulang pembagian waktu antara latihan bebas, kualifikasi, dan persiapan balapan.

Secara keseluruhan, kegiatan Jumat terdiri atas FP1 selama 45 menit, FP2 selama 30 menit, dan Kualifikasi Sprint selama 15 menit.

Sementara itu, kegiatan Sabtu terdiri atas FP3 selama 20 menit, GP Q1 selama 15 menit, GP Q2 selama 15 menit, serta balapan Sprint.

Adapun rangkaian Minggu akan diisi balapan Grand Prix Moto3, Moto2, dan MotoGP tanpa sesi pemanasan MotoGP seperti pada format sebelumnya.

Dua Starting Grid Berbeda Beri Pembalap Kesempatan Memperbaiki Posisi Start

Penerapan dua sesi kualifikasi terpisah membuat pembalap memiliki kesempatan berbeda untuk mendapatkan posisi start terbaik dalam Sprint dan Grand Prix.

Pembalap yang berhasil meraih posisi start terdepan dalam Kualifikasi Sprint pada Jumat belum tentu memperoleh posisi serupa dalam Grand Prix.

Hal tersebut terjadi karena setiap pembalap harus kembali menjalani proses kualifikasi melalui GP Q1 dan GP Q2 pada Sabtu untuk menentukan posisi start balapan utama.

Sebaliknya, pembalap yang gagal mendapatkan hasil maksimal dalam Kualifikasi Sprint masih memiliki kesempatan memperbaiki posisi start Grand Prix melalui sesi kualifikasi khusus pada Sabtu.

Dengan demikian, hasil kualifikasi untuk Sprint dan Grand Prix tidak lagi saling memengaruhi seperti pada format sebelumnya.

Penerapan format akhir pekan baru tersebut akan dimulai bersamaan dengan perubahan besar regulasi teknis MotoGP pada musim 2027.

Melalui perubahan ini, MotoGP akan menggunakan sistem yang memisahkan sepenuhnya penentuan posisi start Sprint dan Grand Prix sekaligus memperbarui mekanisme latihan, kualifikasi, serta persiapan balapan utama.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026