
Pantau - Penonton dan wisatawan yang menghadiri ajang MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai berburu berbagai produk merchandise atau cendera mata balap motor dengan harga Rp150 ribu hingga Rp500 ribu selama penyelenggaraan pada 9–11 Oktober 2026.
Sejumlah pedagang menawarkan berbagai perlengkapan bertema MotoGP, mulai dari topi, kaos, hingga jersey dengan desain pembalap dan logo Sirkuit Mandalika.
Fahrul, pedagang merchandise asal Kota Bandung, Jawa Barat, mengatakan aktivitas pembelian biasanya meningkat menjelang hari terakhir penyelenggaraan balapan.
"Pembeli merchandise ajang MotoGP Indonesia ini biasanya ramai di hari kedua dan ketiga atau saat race," kata Fahrul di kawasan Sirkuit Mandalika, Jumat (9/10/2026).
Menurutnya, penyelenggaraan MotoGP Indonesia menjadi kesempatan bagi pedagang untuk meningkatkan pendapatan melalui penjualan berbagai produk bertema balap motor internasional.
Harga Merchandise MotoGP Mandalika Mulai Rp150 Ribu hingga Rp500 Ribu
Fahrul menjelaskan bahwa produk yang dijual selama ajang MotoGP Indonesia 2026 memiliki beragam pilihan desain, bahan, dan kualitas.
Jenis barang yang tersedia meliputi topi, kaos berbahan katun, serta jersey dengan motif yang terinspirasi dari perlengkapan pembalap.
"Motif kaos yang dijual bervariasi mulai dari jenis baju yang dipakai pembalap MotoGP, Moto2, Moto3 dan kaos logo Sirkuit Mandalika," ujarnya.
Selain menawarkan berbagai motif, Fahrul menyebut kualitas sablon pada produk yang dijual cukup baik dan tahan lama.
Harga produk tersebut bervariasi mulai dari Rp150 ribu hingga Rp500 ribu, bergantung pada jenis kain dan kualitas bahan yang digunakan.
Kaos biasa ditawarkan dengan harga lebih rendah, sedangkan jersey memiliki harga lebih tinggi karena perbedaan bahan dan kualitas.
"Untuk kaos biasa lebih murah, tetapi untuk jersey yang cukup tinggi. Tetapi harga yang ditawarkan tetap terjangkau untuk penonton yang hadir," katanya.
Beragam pilihan produk tersebut menjadi daya tarik bagi penonton yang ingin mengenakan pakaian bertema MotoGP selama menyaksikan perlombaan di Mandalika.
Pedagang Merchandise MotoGP Bisa Raup Omzet Rp60–80 Juta
Fahrul mengungkapkan bahwa dirinya bersama sejumlah rekan rutin datang ke Mandalika untuk berjualan setiap kali ajang MotoGP Indonesia diselenggarakan.
Pada penyelenggaraan tahun ini, ia mengaku telah lima kali datang ke Sirkuit Mandalika untuk menjajakan produk bertema balap motor.
"Saya jualan ini yang ke lima kalinya datang di Sirkuit Mandalika," katanya.
Berdasarkan pengalaman penjualan pada tahun-tahun sebelumnya, omzet perdagangan merchandise selama penyelenggaraan MotoGP Indonesia dapat mencapai Rp60 juta hingga Rp80 juta.
Jumlah tersebut menjadi salah satu alasan Fahrul terus memanfaatkan ajang balap internasional sebagai kesempatan untuk mengembangkan usahanya.
"Omzet penjualan sangat membantu dalam meningkatkan pendapatan," ujarnya.
Menurutnya, kehadiran penonton dan wisatawan selama MotoGP Indonesia memberikan peluang ekonomi bagi pedagang serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Aktivitas perdagangan di sekitar kawasan sirkuit juga menjadi bagian dari perputaran ekonomi yang berlangsung selama penyelenggaraan ajang balap tersebut.
Pedagang Berharap Mandalika Gelar Lebih Banyak Balapan Internasional
Fahrul berharap pemerintah dapat mendorong penyelenggaraan lebih banyak ajang balap internasional di Sirkuit Mandalika, tidak hanya MotoGP Indonesia.
Menurutnya, kegiatan berskala besar dapat membuka kesempatan bagi pedagang untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar.
"Kami berharap supaya ada event besar selain ajang MotoGP Indonesia," katanya.
Ia menilai keberlanjutan penyelenggaraan kegiatan internasional di Mandalika dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha yang menggantungkan pendapatan pada aktivitas wisata dan olahraga otomotif.
Kehadiran penonton dari berbagai daerah juga memberikan peluang bagi pedagang untuk menawarkan produk kepada konsumen yang lebih luas.
Penonton Beli Kaos MotoGP untuk Menyaksikan Balapan di Mandalika
Sementara itu, salah seorang penonton asal Lombok Timur, Khaerudin, mengaku membeli kaos bertema MotoGP Indonesia 2026 untuk dikenakan saat menyaksikan perlombaan.
Ia memilih membeli merchandise sebagai perlengkapan ketika menghadiri rangkaian balapan di Sirkuit Mandalika.
"Baju ini saya pakai untuk nonton race MotoGP Mandalika besok," katanya.
Pembelian produk bertema MotoGP menjadi salah satu aktivitas penonton yang hadir selama rangkaian penyelenggaraan balapan pada 9–11 Oktober 2026.
Para pedagang memperkirakan aktivitas penjualan akan semakin ramai pada hari kedua dan ketiga, terutama ketika rangkaian perlombaan memasuki agenda utama.
Balapan utama MotoGP Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, NTB.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti




