HOME  ⁄  Olahraga

Veda Pratama Tak Terbebani Tampil di Kandang Sendiri, Bidik Poin Moto3 GP Indonesia 2026 dari Posisi Ketujuh

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Veda Pratama Tak Terbebani Tampil di Kandang Sendiri, Bidik Poin Moto3 GP Indonesia 2026 dari Posisi Ketujuh
Foto: Pembalap Honda Team Asia Veda Pratama menjawab pertanyaan ANTARA di sela persiapan Moto3 GP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (11/10/2026).

Pantau - Pembalap Indonesia dari Honda Team Asia, Veda Pratama, mengaku tidak terbebani status sebagai pembalap tuan rumah saat menghadapi Moto3 GP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10/2026).

Pembalap berusia 17 tahun itu justru semakin bersemangat menghadapi balapan di hadapan pendukung sendiri dengan target menembus posisi 15 besar atau meraih poin.

Veda akan memulai balapan dari posisi ketujuh setelah mencatatkan hasil kompetitif pada sesi kualifikasi kedua (Q2), Sabtu (10/10/2026).

"Tidak ada (tekanan berbeda), ya tambah semangat," kata Veda kepada ANTARA di sela persiapan menghadapi hari balapan.

Veda Pratama Targetkan Finis 15 Besar di Mandalika

Veda memasang target realistis dalam penampilan perdananya di kelas Moto3 GP Indonesia di hadapan publik sendiri.

Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu berharap dapat menyelesaikan balapan di zona poin dengan menempati posisi 15 besar.

Target tersebut didukung hasil kualifikasi yang menempatkannya di baris depan persaingan kelompok tengah.

Veda juga memiliki pengalaman mengendarai motor di Sirkuit Mandalika dalam kondisi lintasan basah.

Pengalaman tersebut dinilainya dapat membantu menghadapi kemungkinan perubahan cuaca selama balapan berlangsung.

Meski demikian, Veda mengakui persaingan di kelas Moto3 sangat ketat karena kemampuan para pembalap relatif kompetitif.

Sektor Kedua Sirkuit Mandalika Jadi Tantangan Terberat

Veda menilai sektor kedua Sirkuit Mandalika merupakan bagian lintasan yang paling menantang.

Karakter sektor tersebut memadukan kecepatan tinggi dengan hembusan angin yang dapat memengaruhi konsentrasi pembalap.

Kondisi itu menuntut pembalap menjaga fokus sekaligus menyesuaikan pengendalian motor ketika melaju dengan kecepatan tinggi.

Selain faktor lintasan, Veda juga memperhatikan perbedaan karakter motor Honda dengan motor yang digunakan para pesaingnya.

Menurutnya, Honda memiliki keunggulan dalam kecepatan puncak, sedangkan sejumlah motor lawan lebih kuat saat melewati tikungan patah.

Perbedaan karakter tersebut membuat penyesuaian teknik berkendara menjadi penting sepanjang sesi balapan.

Catatan Waktu Veda Meningkat hingga Kualifikasi Moto3

Veda menunjukkan perkembangan performa sejak menjalani rangkaian latihan Moto3 GP Indonesia 2026.

Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Jumat (9/10/2026), ia menempati posisi ke-10.

Veda kemudian berada di urutan ke-12 pada sesi latihan dengan catatan waktu 1 menit 38,040 detik.

Hasil tersebut memastikan dirinya langsung lolos ke sesi kualifikasi kedua tanpa harus mengikuti kualifikasi pertama.

Pada Q2, Sabtu (10/10/2026), Veda meningkatkan kecepatannya dan membukukan waktu terbaik 1 menit 37,246 detik.

Catatan itu mengantarkannya ke posisi ketujuh pada susunan awal balapan.

Hasil kualifikasi tersebut menjadi modal penting bagi Veda setelah pada beberapa seri sebelumnya ia kesulitan mendapatkan posisi awal yang cukup baik.

Veda Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Moto3 Mandalika

Veda menjadi satu-satunya pembalap Indonesia yang tampil pada kelas Moto3 GP Indonesia 2026.

Balapan dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/10/2026) pukul 15.00 WITA dengan total 20 putaran.

Dengan posisi awal ketujuh, Veda berpeluang bersaing memperebutkan poin apabila mampu menjaga konsistensi sepanjang perlombaan.

Dukungan penonton tuan rumah di Mandalika menjadi tambahan semangat bagi pembalap Honda Team Asia tersebut.

Veda tetap menempatkan target finis di posisi 15 besar sebagai sasaran utama dalam balapan Moto3 di hadapan pendukung Indonesia.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026