HOME  ⁄  Olahraga

Juara Dunia WBA Brandon Figueroa Incar Rafael Espinoza untuk Duel Unifikasi Gelar Kelas Bulu

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Juara Dunia WBA Brandon Figueroa Incar Rafael Espinoza untuk Duel Unifikasi Gelar Kelas Bulu
Foto: (Sumber :Foto juara dunia kelas bulu World Boxing Association (WBO) Brandon Figueroa dalam media sosial yang dipantau di Jakarta, Selasa (13/10/2026). (Akun Instagram resmi Brandon Figueroa).)

Pantau - Juara dunia tinju kelas bulu (57,1 kilogram) World Boxing Association (WBA), Brandon Figueroa, mengincar pertarungan melawan pemegang sabuk World Boxing Organization (WBO), Rafael Espinoza, untuk menyatukan gelar juara dunia kelas bulu.

Petinju asal Amerika Serikat tersebut menilai Espinoza sebagai salah satu lawan terkuat di divisinya dan berpotensi menghadirkan pertarungan besar yang menarik perhatian penggemar tinju dunia.

"(Rafael Espinoza) adalah petinju nomor 1 di divisi kami. Saya merasa (pertarungan saya melawan Espinoza) itu adalah kandidat pertarungan terbaik tahun ini," kata Figueroa sebagaimana dikutip dari The Ring, Selasa (13/10/2026).

Namun, ambisi Figueroa untuk menghadapi Espinoza masih bergantung pada keberhasilannya mempertahankan gelar WBA saat melawan petinju Jepang, Tomoki Kameda, pada Sabtu (17/10/2026).

Brandon Figueroa Harus Lewati Tomoki Kameda Sebelum Hadapi Espinoza

Figueroa dijadwalkan menghadapi Tomoki Kameda dalam pertandingan mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu WBA di The Cosmopolitan, Las Vegas, Amerika Serikat.

Pertarungan tersebut menjadi laga pendukung utama duel perebutan gelar World Boxing Council (WBC) kelas super welter (69,8 kilogram) antara Sebastian Fundora dan Ermal Hadribeaj.

Figueroa memasuki pertandingan dengan catatan profesional 27 kemenangan, termasuk 20 kemenangan knockout (KO), dua kekalahan, dan satu hasil imbang.

Sementara itu, Kameda membawa pengalaman bertanding dengan rekor 42 kemenangan, termasuk 23 kemenangan KO, serta lima kekalahan.

Perbedaan pengalaman kedua petinju menjadi salah satu aspek yang menarik perhatian menjelang pertandingan tersebut.

Bagi Figueroa, kemenangan atas Kameda menjadi langkah penting untuk membuka peluang menghadapi Espinoza dalam duel penyatuan gelar WBA dan WBO.

Figueroa Ingin Ciptakan Pertarungan Bersejarah di Dunia Tinju

Figueroa mengungkapkan keinginannya untuk menghadapi petinju terbaik dan menghasilkan pertandingan yang dikenang dalam sejarah olahraga tinju.

Petinju berusia 29 tahun itu tidak hanya berambisi mempertahankan gelar juara dunia, tetapi juga ingin meninggalkan warisan melalui pertarungan besar.

"Saya di sini mencari pertarungan paling gila, pertarungan yang akan tercatat dalam buku sejarah, seperti semua juara tradisional hebat sebelum kita yang masih kita tonton dari 10 atau 20 tahun yang lalu," katanya.

Figueroa berharap pertarungannya dapat terus dikenang dan disaksikan kembali oleh para penggemar melalui berbagai platform video, termasuk YouTube.

Menurutnya, menghadapi para juara terbaik merupakan bagian penting dari upaya membangun reputasi sebagai salah satu petinju terkemuka di kelas bulu.

Keinginan tersebut membuat Rafael Espinoza menjadi target utama Figueroa apabila berhasil melewati tantangan Kameda.

Figueroa Raih Sabuk WBA Setelah Kalahkan Nick Ball

Brandon Figueroa merebut gelar juara dunia kelas bulu WBA setelah mengalahkan Nick Ball melalui kemenangan KO pada ronde ke-12.

Pertarungan perebutan gelar tersebut berlangsung di Liverpool, Inggris, pada 7 Februari 2026.

Kemenangan atas Ball mengantarkan Figueroa menjadi pemegang sabuk WBA sekaligus membuka peluang untuk menghadapi juara dunia dari organisasi tinju lainnya.

Kini, Figueroa berupaya mempertahankan statusnya sebagai juara dunia sebelum melangkah menuju pertandingan penyatuan gelar.

Persaingan Juara Dunia Kelas Bulu Buka Peluang Unifikasi Gelar

Divisi kelas bulu saat ini dihuni sejumlah petinju yang memegang gelar juara dunia dari organisasi berbeda.

Selain Brandon Figueroa sebagai pemegang sabuk WBA dan Rafael Espinoza sebagai juara WBO, Angelo Leo menguasai gelar International Boxing Federation (IBF).

Sementara itu, Bruce Carrington memegang sabuk juara dunia kelas bulu World Boxing Council (WBC).

Figueroa meyakini peluang pertarungan unifikasi akan semakin terbuka apabila para pemegang gelar tersebut berhasil mempertahankan sabuk masing-masing.

Dengan kondisi tersebut, pertandingan antara Figueroa dan Espinoza berpotensi menjadi salah satu duel penting dalam persaingan perebutan gelar juara dunia kelas bulu.

Meski demikian, Figueroa terlebih dahulu harus memastikan kemenangan atas Tomoki Kameda pada 17 Oktober 2026 sebelum melanjutkan rencananya untuk menghadapi Espinoza.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026