
Pantau - Tim boccia Indonesia memulai perjuangan pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menjalani enam pertandingan fase pul di Nagoya City General Gymnasium, Jepang, Sabtu (17/10/2026).
Sebanyak lima atlet Indonesia dijadwalkan bertanding pada nomor individual putra dan putri dalam klasifikasi BC1 serta BC2.
Muhamad Syafa menjadi wakil Indonesia pertama yang turun menghadapi atlet Kazakhstan, Yerkhat, pada nomor individual putra BC1 Pul A pukul 09.30 waktu setempat.
Sementara itu, Gischa Zayana menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang dijadwalkan tampil dua kali pada hari pertama pertandingan boccia.
Seluruh pertandingan berlangsung di Nagoya City General Gymnasium atau Rainbow Hall, Jepang.
Muhamad Syafa dan Gischa Zayana Buka Persaingan
Muhamad Syafa mengawali pertandingan tim boccia Indonesia dengan menghadapi Yerkhat dari Kazakhstan pada pukul 09.30 waktu setempat.
Pertandingan tersebut merupakan bagian dari persaingan nomor individual putra BC1 Pul A.
Setelah itu, Gischa Zayana dijadwalkan menghadapi atlet Kamboja, Sas Sorn, pada pukul 10.35.
Gischa turun pada nomor individual putri BC2 Pul B dalam pertandingan pertamanya di Asian Para Games 2026.
Pada sesi siang, Handayani akan menghadapi atlet Makau, U Kei Tang, pada nomor individual putri BC1 Pul A.
Pertandingan Handayani dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.05 waktu setempat.
Ketiga atlet tersebut menjadi wakil Indonesia yang mengawali rangkaian pertandingan boccia sejak pagi hingga siang hari.
Felix Ardi Yudha dan Muhammad Satria Bertanding Bersamaan
Dua atlet boccia Indonesia pada nomor individual putra BC2 dijadwalkan menjalani pertandingan secara bersamaan pada pukul 15.35 waktu setempat.
Felix Ardi Yudha akan menghadapi wakil Mongolia, Irmuun Khurelbaatar, pada pertandingan Pul A.
Sementara itu, Muhammad Satria bertemu atlet Kazakhstan, Nizomiddin Khayriddinov, dalam persaingan Pul C.
Kedua pertandingan tersebut menjadi bagian dari enam laga yang dijadwalkan bagi kontingen boccia Indonesia pada Sabtu.
Setelah pertandingan Felix dan Satria, Indonesia masih memiliki satu agenda pertandingan pada sesi sore.
Gischa Zayana Jalani Dua Pertandingan dalam Sehari
Gischa Zayana menjadi atlet boccia Indonesia dengan jadwal pertandingan terbanyak pada Sabtu (17/10/2026).
Setelah menghadapi Sas Sorn dari Kamboja pada pagi hari, Gischa dijadwalkan kembali bertanding pada pukul 16.40 waktu setempat.
Dalam pertandingan keduanya, Gischa akan menghadapi atlet Uzbekistan, Zhazira Satyabaldyeva.
Kedua pertandingan Gischa berlangsung pada nomor individual putri BC2 Pul B.
Dengan demikian, lima atlet boccia Indonesia menjalani total enam pertandingan fase pul pada hari pertama keikutsertaan mereka.
Tim boccia Indonesia sebelumnya telah menjalani latihan resmi di Nagoya City General Gymnasium sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan.
Cabang olahraga boccia Indonesia menargetkan satu medali emas pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Para Bulu Tangkis dan Tenis Meja Indonesia Lanjutkan Pertandingan
Selain boccia, kontingen Indonesia juga melanjutkan perjuangan melalui cabang para bulu tangkis dan para tenis meja.
Kedua cabang olahraga tersebut telah memulai pertandingan fase grup sejak Jumat (16/10/2026).
Pada Sabtu, para atlet kembali menjalani pertandingan sesuai jadwal masing-masing.
Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan menggelar upacara pembukaan pada Minggu (18/10/2026), meskipun sejumlah cabang olahraga sudah memulai pertandingan lebih awal.
- Penulis :
- Aditya Yohan




