
Pantau - Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir mengajak seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Jepang memberikan dukungan langsung kepada 103 atlet Merah Putih yang berlaga dalam Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 pada 18–24 Oktober.
Ajakan tersebut disampaikan Kartini seusai acara penyambutan kontingen Indonesia di Hotel Hilton Nagoya, Jepang, Sabtu (17/10/2026).
Kartini mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo telah menjalin komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat Indonesia untuk menggalang dukungan bagi para atlet.
"Kami juga akan meminta warga Indonesia yang ada di sini untuk hadir pada acara pembukaan. Sebanyak yang bisa kami kerahkan itu akan kami lakukan," kata Kartini.
Menurutnya, kehadiran masyarakat Indonesia di arena pertandingan diharapkan dapat menambah semangat atlet dalam memperjuangkan prestasi bagi bangsa.
KBRI Tokyo Siapkan Dukungan bagi Kontingen Indonesia
Kartini menjelaskan bahwa dukungan KBRI Tokyo telah diberikan sejak sebelum kontingen Indonesia tiba di Jepang.
Pihak kedutaan terlebih dahulu melakukan peninjauan terhadap sejumlah lokasi di Nagoya untuk membantu persiapan kedatangan atlet dan ofisial.
KBRI Tokyo kemudian menyambut serta mendampingi rombongan Indonesia sejak tiba di bandara hingga menuju tempat akomodasi.
Selain itu, pihak kedutaan menyiapkan petugas yang bersiaga untuk membantu berbagai kebutuhan kontingen selama mengikuti pertandingan.
"Kami juga berkolaborasi dengan masyarakat Indonesia, pimpinan-pimpinan dari kelompok-kelompok yang ada untuk bisa sewaktu-waktu kalau diperlukan membantu kontingen kita yang ada di Nagoya," ujarnya.
Kartini berharap koordinasi tersebut dapat membantu kelancaran kegiatan kontingen sehingga para atlet dapat berkonsentrasi menghadapi pertandingan.
Ketua Kontingen Indonesia Nilai Dukungan Suporter Sangat Penting
Ketua Kontingen atau Chef de Mission (CdM) Indonesia Reda Manthovani menyambut baik rencana keterlibatan WNI di Jepang dalam mendukung atlet secara langsung.
Menurut Reda, kehadiran suporter Indonesia di arena pertandingan dapat memberikan dorongan semangat bagi atlet yang sedang berjuang membawa nama negara.
"Suporter Indonesia ini biasanya terkenal dengan suaranya, ramainya gitu. Suaranya minimal seperti Pak Senny Marbun, suaranya menggelegar," kata Reda.
Reda menilai dukungan masyarakat memiliki arti penting karena dapat membuat atlet merasa mendapatkan perhatian dan penghargaan atas perjuangan mereka.
"Jadi, itu akan sangat membantu, karena dengan kehadiran masyarakat Indonesia, teman-teman atlet ini akan merasa lebih diperhatikan, lebih diatensikan, dan lebih dihargai," ujarnya menambahkan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KBRI Tokyo yang telah membantu berbagai kebutuhan kontingen sejak kedatangan di Jepang.
Indonesia Turunkan 103 Atlet dari 12 Cabang Olahraga
Kontingen Indonesia mengikuti Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan mengirimkan 103 atlet dari 12 cabang olahraga.
Pesta olahraga disabilitas tingkat Asia tersebut berlangsung di Jepang pada 18 hingga 24 Oktober 2026.
Selain menargetkan prestasi olahraga, Kartini berharap keikutsertaan Indonesia dapat memperkuat hubungan persahabatan dengan negara-negara peserta.
"Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan baik, semua lancar dan dilancarkan, sukses, dan kita ingin melihat kontingen Indonesia ini meraih medali. Tapi seperti tadi saya katakan, yang terpenting dari semua adalah persahabatan antarnegara yang kita jalin," kata Kartini.
Dukungan KBRI Tokyo dan masyarakat Indonesia di Jepang diharapkan membantu para atlet menjalani pertandingan dengan lancar sekaligus memperkuat semangat kebersamaan selama Asian Para Games 2026.
- Penulis :
- Gerry Eka




