
Pantau - Atlet para balap sepeda Indonesia, Muhammad Fadli Imammuddin, berhasil meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games pada nomor Men's C4 4.000 Meter Individual Pursuit dalam ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Prestasi tersebut diraih Fadli setelah menunjukkan penampilan gemilang sejak babak kualifikasi hingga pertandingan final yang berlangsung di Izu Velodrome, Shizuoka, Jepang, pada Selasa (20/10/2026).
Fadli mencatatkan waktu 4 menit 50,169 detik pada babak kualifikasi untuk menempuh jarak 4.000 meter, sekaligus menempatkannya sebagai atlet tercepat dan pemegang rekor baru Asian Para Games.
Catatan tersebut memperbaiki rekor sebelumnya yang dibukukan atlet China, Wang Xian, dengan waktu 4 menit 52,032 detik pada Asian Para Games Hangzhou 2022 yang diselenggarakan pada 24 Oktober 2023.
Dengan hasil tersebut, Fadli berhasil mempertajam rekor Asian Para Games sebesar 1,863 detik sebelum melanjutkan perjuangannya hingga meraih medali emas bagi kontingen Merah Putih.
Muhammad Fadli Pecahkan Rekor Sejak Babak Kualifikasi
Muhammad Fadli Imammuddin menunjukkan kemampuan terbaiknya saat menjalani babak kualifikasi nomor individual pursuit putra kategori C4 jarak 4.000 meter.
Berdasarkan catatan pertandingan, Fadli membukukan kecepatan rata-rata 49,626 kilometer per jam sepanjang perlombaan.
Pada 1.000 meter pertama, Fadli mencatatkan waktu 1 menit 18,934 detik dan berada di peringkat kedua.
Catatan tersebut masih tertinggal 3,736 detik dari waktu terbaik yang dibukukan pesaingnya pada titik yang sama.
Memasuki jarak 2.000 meter, Fadli berhasil meningkatkan performanya dengan mencatatkan waktu kumulatif 2 menit 28,666 detik.
Peningkatan tersebut membuat Fadli naik ke peringkat pertama dan mengambil alih posisi teratas dalam persaingan babak kualifikasi.
Fadli kemudian mempertahankan keunggulannya saat mencapai jarak 3.000 meter dengan catatan waktu kumulatif 3 menit 38,750 detik.
Pada 1.000 meter terakhir, Fadli terus menjaga kecepatannya hingga menyelesaikan seluruh lintasan sepanjang 4.000 meter dalam waktu 4 menit 50,169 detik.
Hasil tersebut memastikan Fadli menempati peringkat pertama babak kualifikasi sekaligus mencatatkan rekor baru Asian Para Games.
Rekor yang sebelumnya dipegang Wang Xian dari China berhasil dipertajam Fadli dengan selisih waktu 1,863 detik.
Fadli Kalahkan Atlet Iran di Final dengan Keunggulan Satu Putaran
Setelah tampil sebagai atlet tercepat pada babak kualifikasi, Muhammad Fadli Imammuddin melanjutkan perjuangannya dalam pertandingan final menghadapi atlet Iran, Behrooz Farzad.
Dalam pertandingan perebutan medali emas tersebut, Fadli kembali menunjukkan keunggulan dengan mampu menyusul lawannya hingga satu putaran lintasan.
Kondisi tersebut dikenal dengan istilah overlapped, yakni ketika seorang pembalap berhasil menyusul pesaingnya dengan keunggulan satu putaran dalam perlombaan pursuit.
Keberhasilan Fadli menyusul Farzad membuat pertandingan final berakhir sebelum atlet Iran tersebut menyelesaikan seluruh jarak perlombaan.
Hasil itu memastikan Fadli keluar sebagai pemenang dan berhak membawa pulang medali emas bagi Indonesia.
Sementara itu, Behrooz Farzad harus puas menempati peringkat kedua dan memperoleh medali perak.
Keberhasilan tersebut melengkapi penampilan Fadli yang sebelumnya telah mencatatkan rekor baru Asian Para Games pada babak kualifikasi.
Atlet Uni Emirat Arab Raih Medali Perunggu
Pada pertandingan perebutan medali perunggu, atlet Uni Emirat Arab, Abdulla Albalooshi, berhasil mengungguli wakil Filipina, Nikko Peralta.
Albalooshi memastikan kemenangan setelah mampu menyusul Peralta hingga satu putaran lintasan.
Seperti pertandingan final perebutan medali emas, duel perebutan posisi ketiga tersebut juga berakhir dalam kondisi overlapped.
Hasil tersebut mengantarkan Albalooshi meraih medali perunggu, sedangkan Peralta harus mengakhiri pertandingan tanpa medali.
Dengan demikian, podium nomor Men's C4 4.000 Meter Individual Pursuit ditempati Muhammad Fadli Imammuddin dari Indonesia sebagai peraih emas, Behrooz Farzad dari Iran sebagai peraih perak, dan Abdulla Albalooshi dari Uni Emirat Arab sebagai peraih perunggu.
Emas Muhammad Fadli Jadi yang Ketiga bagi Indonesia
Keberhasilan Muhammad Fadli Imammuddin meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games menambah prestasi kontingen Indonesia pada ajang Aichi-Nagoya 2026.
Medali emas dari cabang olahraga para balap sepeda tersebut menjadi emas ketiga yang berhasil dikumpulkan kontingen Merah Putih berdasarkan hasil yang dilaporkan.
Sebelumnya, medali emas pertama Indonesia dipersembahkan atlet para renang, Yavianda Maulana Rifky, pada Senin (19/10/2026).
Indonesia kemudian menambah medali emas kedua melalui atlet para atletik, I Kadek Dwi Purwana Yasa, yang berhasil memenangkan pertandingan final nomor lempar cakram putra kategori F57 pada Selasa (20/10/2026).
Muhammad Fadli Imammuddin selanjutnya menyumbangkan medali emas ketiga melalui kemenangan pada nomor individual pursuit putra kategori C4 jarak 4.000 meter.
Dengan tambahan tersebut, Indonesia telah mengumpulkan tiga medali emas dari tiga cabang olahraga berbeda, yakni para renang, para atletik, dan para balap sepeda.
Prestasi Fadli juga menjadi pencapaian tersendiri karena tidak hanya mempersembahkan medali emas, tetapi sekaligus memperbarui rekor Asian Para Games.
Catatan waktu 4 menit 50,169 detik yang dibukukan Fadli pada babak kualifikasi kini menjadi rekor baru Asian Para Games untuk nomor Men's C4 4.000 Meter Individual Pursuit.
Keberhasilan tersebut memperkuat raihan prestasi kontingen Indonesia dalam persaingan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
- Penulis :
- Shila Glorya




