HOME  ⁄  Olahraga

Indonesia Bidik Tambahan Lima Emas Asian Para Games 2026 dari Panahan dan Atletik, Saptoyogo Turun di Dua Final

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Indonesia Bidik Tambahan Lima Emas Asian Para Games 2026 dari Panahan dan Atletik, Saptoyogo Turun di Dua Final
Foto: (Sumber :Arsip foto - Sprinter Indonesia Saptoyogo Purnomo berusaha melaju ke garis finis dalam pertandingan final nomor 200 meter T37 putra Paralimpiade Paris 2024 di Stadion Stade de France, Paris, Prancis, Sabtu (07/09/2024). NPC INDONESIA/Agung Wahyudi..)

Pantau - Kontingen Indonesia berpeluang menambah lima medali emas pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 melalui cabang para panahan dan para atletik yang dijadwalkan menggelar pertandingan final pada Rabu (21/10/2026).

Peluang tersebut berasal dari satu nomor final para panahan dan empat nomor final para atletik yang melibatkan sejumlah atlet andalan Indonesia.

Pasangan Ken Swagumilang dan Arif Firmansyah akan memperebutkan medali emas para panahan melawan wakil Thailand, sedangkan Saptoyogo Purnomo berpeluang menyumbangkan dua emas dari nomor lari 100 meter dan 400 meter.

Selain kedua cabang tersebut, Indonesia juga memiliki peluang menambah medali melalui boccia, para renang, dan para balap sepeda.

Ken Swagumilang dan Arif Firmansyah Hadapi Thailand di Final Panahan

Peluang medali emas pertama Indonesia datang dari cabang para panahan melalui pasangan Ken Swagumilang dan Arif Firmansyah.

Keduanya dijadwalkan menghadapi pasangan Thailand, Comsan Sngiprom dan Taerasak Phiarthanee, pada final nomor ganda para compound.

Pertandingan tersebut berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Prefektur Aichi, Jepang.

Final dijadwalkan dimulai pada pukul 10.15 waktu Jepang atau 08.15 WIB.

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi pasangan Indonesia untuk menambah perolehan medali emas kontingen Merah Putih.

Karisma Evi Tiarani Bersaing di Final Lari 100 Meter T63

Cabang para atletik menjadi penyumbang peluang emas terbanyak bagi Indonesia pada pertandingan Rabu.

Sebanyak empat nomor final dijadwalkan berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium.

Karisma Evi Tiarani menjadi salah satu atlet Indonesia yang akan tampil pada final nomor lari 100 meter putri klasifikasi T63.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.53 waktu Jepang atau 08.53 WIB.

Karisma berkesempatan memperebutkan medali emas melalui nomor lari cepat tersebut.

Saptoyogo Purnomo Berpeluang Raih Dua Emas dalam Sehari

Atlet para atletik Indonesia Saptoyogo Purnomo dijadwalkan mengikuti dua pertandingan final dalam satu hari.

Saptoyogo terlebih dahulu akan berlaga pada final nomor 100 meter putra klasifikasi T37.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 11.23 waktu Jepang atau 09.23 WIB.

Setelah mengikuti nomor 100 meter, Saptoyogo akan kembali bertanding pada final nomor 400 meter putra klasifikasi T37.

Final nomor 400 meter dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.10 waktu Jepang atau 17.10 WIB.

Keikutsertaan pada dua nomor final memberikan kesempatan kepada Saptoyogo untuk memperebutkan dua medali emas bagi Indonesia.

Taufik Abdul Karim Turun di Final Lari 100 Meter T40

Peluang emas berikutnya datang dari Taufik Abdul Karim yang akan bertanding pada final nomor 100 meter putra klasifikasi T40.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium pada pukul 19.40 waktu Jepang atau 17.40 WIB.

Taufik menjadi wakil Indonesia lainnya yang berkesempatan menambah perolehan medali melalui cabang para atletik.

Dengan keikutsertaan Karisma, Saptoyogo, dan Taufik, Indonesia memiliki empat kesempatan memperebutkan emas dari nomor final para atletik pada hari yang sama.

Empat Atlet Boccia Indonesia Berebut Tiket Final

Selain para panahan dan para atletik, kontingen Indonesia juga memiliki sejumlah atlet yang dijadwalkan bertanding pada cabang olahraga lainnya.

Pada cabang boccia, empat wakil Indonesia akan menjalani pertandingan semifinal untuk memperebutkan tiket ke babak final.

Keempat atlet tersebut adalah Muhamad Syafa, Handayani, Felix Ardi Yudha, dan Gischa Zayana.

Pertandingan semifinal boccia dijadwalkan berlangsung pada pagi hari.

Indonesia juga masih memiliki atlet yang akan mengikuti pertandingan perebutan medali pada cabang para renang dan para balap sepeda.

Rangkaian pertandingan tersebut membuka kesempatan bagi kontingen Merah Putih untuk menambah koleksi medali pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026