HOME  ⁄  Olahraga

Leani Ratri Oktila dan Hikmat Ramdani Raih Emas Para Bulu Tangkis Asian Para Games 2026 Usai Taklukkan India

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Leani Ratri Oktila dan Hikmat Ramdani Raih Emas Para Bulu Tangkis Asian Para Games 2026 Usai Taklukkan India
Foto: Pasangan Indonesia Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani menghadapi pasangan India Thulasimathi Murugesan/Nitesh Kumar pada final nomor ganda campuran SL3-SU5 Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Prefektur Aichi, Jepang, Jumat 23/10/2026 (sumber: ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Pantau - Pasangan para bulu tangkis Indonesia, Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani, berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi kontingen Merah Putih dari cabang olahraga para bulu tangkis pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 setelah mengalahkan wakil India pada pertandingan final nomor ganda campuran SL3-SU5.

Leani/Hikmat memastikan medali emas setelah menundukkan pasangan India, Thulasimathi Murugesan/Nitesh Kumar, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 11-21, 21-19, dan 21-14 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Prefektur Aichi, Jepang, Jumat (23/10).

Kemenangan tersebut diraih melalui perjuangan bangkit dari ketertinggalan setelah pasangan Indonesia harus kehilangan gim pertama akibat tekanan yang diberikan lawan.

Keberhasilan Leani/Hikmat sekaligus membuka perolehan medali emas Indonesia dari cabang olahraga para bulu tangkis dalam ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Leani dan Hikmat Bangkit setelah Kalah pada Gim Pertama

Pada awal pertandingan, Leani/Hikmat menghadapi kesulitan untuk mengembangkan permainan karena pasangan India langsung memberikan tekanan sejak gim pembuka.

Thulasimathi Murugesan/Nitesh Kumar tampil dominan dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan sehingga pasangan Indonesia kesulitan mengejar perolehan poin.

Tekanan yang terus diberikan pasangan India membuat Leani/Hikmat harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 11-21 pada gim pertama.

Hasil tersebut membuat pasangan Indonesia tertinggal 0-1 dan wajib memenangkan gim kedua untuk menjaga peluang meraih medali emas.

Memasuki gim kedua, Leani/Hikmat mulai menunjukkan peningkatan permainan meskipun sempat tertinggal 3-5 pada fase awal.

Pasangan Indonesia kemudian berhasil menemukan momentum dengan mencetak sejumlah poin secara beruntun hingga membalikkan keadaan menjadi unggul 11-6.

Keunggulan tersebut membuat Leani/Hikmat berada dalam posisi lebih baik untuk mengendalikan pertandingan setelah sebelumnya mengalami tekanan pada gim pertama.

Namun, pasangan India kembali meningkatkan intensitas permainan setelah interval dan perlahan memperkecil selisih angka.

Thulasimathi Murugesan/Nitesh Kumar akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 16-16 sehingga persaingan kembali berlangsung ketat.

Menghadapi situasi tersebut, Leani/Hikmat berhasil mengembalikan fokus permainan dan mencetak sejumlah poin penting untuk kembali memimpin 19-16.

Meski pasangan India terus memberikan perlawanan, Leani/Hikmat mampu mempertahankan keunggulan pada fase akhir gim kedua.

Pasangan Indonesia akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan tipis 21-19 sekaligus menyamakan kedudukan pertandingan menjadi 1-1.

Hasil tersebut memaksa pertandingan berlanjut ke gim ketiga untuk menentukan peraih medali emas nomor ganda campuran SL3-SU5.

Dominasi Gim Ketiga Pastikan Medali Emas untuk Indonesia

Memasuki gim penentuan, Leani/Hikmat berhasil mempertahankan momentum positif yang diperoleh setelah memenangkan gim kedua.

Pasangan Indonesia langsung tampil agresif dan mengambil kendali permainan sejak awal untuk membangun keunggulan atas wakil India.

Leani/Hikmat mampu mengumpulkan poin secara konsisten hingga unggul jauh 11-2 saat interval gim ketiga.

Keunggulan tersebut memberikan posisi menguntungkan bagi pasangan Indonesia dalam upaya mengamankan kemenangan pada pertandingan final.

Meski tertinggal jauh, Thulasimathi Murugesan/Nitesh Kumar tetap berusaha memberikan perlawanan dengan meningkatkan tekanan untuk mengejar selisih angka.

Upaya pasangan India membuahkan hasil ketika mereka berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 9-15.

Namun, Leani/Hikmat tetap mampu menjaga keunggulan yang telah dibangun sejak awal gim penentuan.

Pasangan Indonesia mempertahankan konsistensi permainan hingga akhirnya menutup gim ketiga dengan kemenangan 21-14.

Hasil tersebut memastikan Leani/Hikmat memenangkan pertandingan dengan skor akhir 2-1 sekaligus mengamankan medali emas bagi kontingen Indonesia.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting karena merupakan medali emas pertama yang diraih Indonesia dari cabang olahraga para bulu tangkis pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Dua Pasangan Indonesia Masih Berpeluang Tambah Medali Emas

Setelah keberhasilan Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani, kontingen Indonesia masih memiliki kesempatan menambah koleksi medali emas melalui dua pertandingan final nomor para bulu tangkis lainnya.

Salah satu peluang tambahan medali emas datang dari pasangan Subhan/Rina Marlina yang dijadwalkan menghadapi wakil China, Lin Shuangao/Zeng Qingtao.

Kedua pasangan tersebut akan bertanding pada final nomor ganda campuran SH6 untuk memperebutkan medali emas.

Selain itu, pasangan Indonesia Suryo Nugroho/Muhammad Al Imran juga dijadwalkan tampil pada pertandingan final nomor ganda putra SL3-SU5.

Suryo/Muhammad Al Imran akan menghadapi pasangan Korea Selatan, Shin Kyung Hwan/Cho Nadan, dalam perebutan medali emas.

Pertandingan tersebut dijadwalkan menjadi penutup rangkaian laga final cabang olahraga para bulu tangkis pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Dengan keberhasilan Leani/Hikmat meraih medali emas serta masih adanya dua pasangan Indonesia yang tampil di final, cabang olahraga para bulu tangkis berpeluang menambah perolehan medali emas kontingen Merah Putih.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026