HOME  ⁄  Pertambangan

Proyek LNG Abadi Masela Memasuki Babak Baru Setelah Penantian Hampir Tiga Dekade

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Proyek LNG Abadi Masela Memasuki Babak Baru Setelah Penantian Hampir Tiga Dekade
Foto: Alat-alat berat terpakir di lokasi groundbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela, Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

Pantau - Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, memasuki babak baru setelah penantian hampir tiga dekade sejak kontrak kerja sama Blok Masela ditandatangani pada 16 November 1998, dengan proyek ini diproyeksikan memperkuat ketahanan energi nasional melalui produksi gas alam cair, kondensat, dan gas alam.

Perjalanan Panjang Pengembangan Blok Masela

Kontrak kerja sama Blok Masela ditandatangani oleh Inpex, perusahaan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi asal Jepang, pada 16 November 1998.

Penemuan cadangan gas Lapangan Abadi di Blok Masela yang berada di Laut Arafura dilakukan pada tahun 2000.

Kapasitas produksi proyek ini direncanakan mencapai 9,5 juta ton liquefied natural gas (LNG) per tahun.

Produksi kondensat ditargetkan mencapai 35 ribu barel per hari.

Produksi gas alam juga diproyeksikan mencapai sekitar 150 juta kaki kubik per hari.

Proyek tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan energi Indonesia melalui peningkatan pasokan gas nasional.

Tantangan dan Harapan

Pengembangan Blok Masela menghadapi berbagai tantangan sejak tahap awal hingga memasuki fase pembangunan.

Groundbreaking proyek LNG Abadi Masela telah dilaksanakan di Kepulauan Tanimbar, Maluku, sebagai penanda dimulainya tahapan baru pengembangan proyek strategis tersebut.

Pemerintah menargetkan proyek ini dapat memberikan manfaat ekonomi melalui peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja, serta penguatan sektor energi nasional.

Pengembangan proyek juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Tanimbar seiring berlangsungnya pembangunan fasilitas produksi.

Penulis :
Gerry Eka