
Pantau - Pemerintah Laos menetapkan masa berkabung nasional selama lima hari mulai Minggu, 9 Agustus 2026, setelah Ketua Majelis Nasional Xaysomphone Phomvihane meninggal dunia akibat vaskulitis pada Sabtu pagi, 8 Agustus 2026.
Xaysomphone yang meninggal pada usia 70 tahun merupakan Ketua Majelis Nasional sekaligus anggota Politbiro Partai Revolusioner Rakyat Laos.
Pemerintah Laos Tetapkan Masa Berkabung
Penetapan masa berkabung diumumkan melalui pernyataan bersama yang dikeluarkan Partai Revolusioner Rakyat Laos, parlemen, pemerintah, dan keluarga Xaysomphone.
Masa berkabung nasional tersebut berlangsung selama lima hari sebagai bentuk penghormatan terhadap Xaysomphone atas kiprahnya dalam pemerintahan dan politik Laos.
Upacara pemakaman resmi Xaysomphone dijadwalkan berlangsung di Vientiane, ibu kota Laos, pada 13 Agustus 2026.
Xaysomphone meninggal akibat vaskulitis, yakni penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah.
Xaysomphone Dikenal sebagai Tokoh Penting Laos
Xaysomphone merupakan negarawan yang pernah menjalani pelatihan di Vietnam dan Uni Soviet sebelum menduduki berbagai posisi pemerintahan.
Lao News Agency menggambarkan Xaysomphone sebagai pemimpin yang luar biasa sekaligus salah satu tokoh kunci Komite Sentral Partai Revolusioner Rakyat Laos.
Ia juga dipandang sebagai sosok berpengetahuan luas dengan pengalaman kepemimpinan yang mendalam di berbagai pemerintahan daerah dan sektor lainnya.
Meninggalnya Xaysomphone membuat Laos kehilangan salah satu tokoh senior dalam struktur politik negara tersebut, sementara pemerintah mempersiapkan pemakaman resmi di Vientiane.
- Penulis :
- Gerry Eka



