HOME  ⁄  Politik

PDIP Tegaskan Soekarno Run di Blitar Bukan untuk Kepentingan Elektoral

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

PDIP Tegaskan Soekarno Run di Blitar Bukan untuk Kepentingan Elektoral
Foto: Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bidang Pemuda dan Olahraga Eri Cahyadi (kedua dari kiri).

Pantau - Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bidang Pemuda dan Olahraga Eri Cahyadi menegaskan bahwa penyelenggaraan Soekarno Run di Blitar, Jawa Timur, Minggu (8/11/2026), bukan semata-mata untuk kepentingan elektoral atau menarik dukungan pemilih muda.

Eri mengatakan kegiatan olahraga tersebut bertujuan membangkitkan semangat perjuangan dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus.

Menurut dia, semangat perjuangan para pemuda dalam peristiwa Rengasdengklok menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia menjadi salah satu inspirasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Ada peristiwa Rengasdengklok. Ketika semua Rengasdengklok itu memaksa untuk presiden melakukan proklamasi, menyatakan proklamasi di tanggal 17 Agustus, karena itulah perjuangan ini, bangsa ini tidak bisa dan tidak boleh berhenti," kata Eri dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar Soekarno Run di Blitar mulai pukul 05.00 WIB dengan dua kategori lomba, yakni lari 5 kilometer dan 10 kilometer.

PDIP Ingin Generasi Muda Warisi Semangat Bung Karno

Eri menjelaskan bahwa Soekarno Run diselenggarakan sebagai sarana untuk mengajak generasi muda mewarisi semangat perjuangan Proklamator Republik Indonesia Soekarno atau Bung Karno.

"Bagaimana kita para pemuda, kita semuanya yang ikut lari dalam Soekarno Run ini, bisa mewarisi api perjuangan dari Soekarno," ujarnya.

Menurut Eri, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya PDI Perjuangan meneruskan perjuangan para pahlawan dalam mengisi kemerdekaan.

Ia menekankan pentingnya keberanian, semangat mencapai tujuan, dan sikap pantang menyerah dalam kehidupan generasi muda.

"Dengan keberanian memulai kebaikan, punya semangat untuk mencapai tujuan, dan pantang menyerah untuk menebar kebaikan," kata pria yang akrab disapa Cak Eri tersebut.

Soekarno Run Diikuti Sekitar 4.200 Peserta

Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto mengungkapkan bahwa jumlah peserta Soekarno Run mencapai sekitar 4.200 orang.

Jumlah tersebut mendekati 5.000 peserta, tetapi panitia telah menutup pendaftaran.

"Alhamdulillah sesuai laporan daripada panitia, ini menyentuh angka 4.200. Hampir 5.000 sebetulnya, tetapi kita tutup," ujarnya.

Rijanto meyakini penyelenggaraan Soekarno Run dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian Blitar karena banyak peserta berasal dari luar kota.

"Insyaallah apa yang kita lakukan ini akan membawa manfaat yang luar biasa bagi perkembangan masyarakat Blitar Raya, terutama ekonomi dan pembinaan generasi mudanya," katanya.

PDIP Dorong Pembinaan Talenta Muda Lewat Olahraga

Rijanto juga menyampaikan bahwa PDI Perjuangan berupaya menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan melalui berbagai kegiatan olahraga.

Selain Soekarno Run, partai tersebut turut menyelenggarakan kompetisi sepak bola Soekarno Cup sebagai wadah pembinaan talenta muda.

Ia mencontohkan seorang pemain muda asal Banyuwangi yang sebelumnya menghadapi keterbatasan fasilitas latihan, tetapi memiliki kemampuan sepak bola yang baik.

"Contoh di Soekarno Cup, ada anak muda yang dari Banyuwangi ketika dia tidak memiliki sepatu, tidak memiliki tempat uang untuk berlatih, tetapi skill-nya sangat luar biasa. Hari ini mereka bisa bermain di Liga 3," ujarnya.

Melalui penyelenggaraan kegiatan olahraga tersebut, PDI Perjuangan berupaya memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi diri.

Penulis :
Gerry Eka
Editor :
Tria Dianti
FLOII 2026