
Pantau - Indonesia Pingpong League (IPL) mendapatkan dua tiket khusus (wildcard) untuk mengirimkan atlet Indonesia berlaga pada kejuaraan dunia World Table Tennis (WTT) Youth Star 2027 yang akan digelar di Bali pada 19-21 November 2027.
Dua tiket tersebut diberikan kepada Indonesia sebagai tuan rumah untuk kategori usia U15 dan U19 sehingga atlet nasional berkesempatan menghadapi para pemain muda yang masuk peringkat 30 besar dunia.
Sekretaris Jenderal IPL Yon Mardiyono mengatakan kesempatan tersebut menjadi peluang penting bagi atlet Indonesia untuk merasakan persaingan di tingkat internasional.
"Kita mendapatkan dua wildcard untuk kategori U15 dan U19 sehingga akan ada atlet kita yang bersaing dengan para atlet yang masuk ranking 30 besar dunia," kata Yon saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).
Indonesia Jadi Tuan Rumah Dua Kejuaraan Dunia
IPL dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan yang diselenggarakan Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) dengan menghadirkan dua kompetisi, yakni WTT Youth Contender pada 15-18 November 2027 dan WTT Youth Star pada 19-21 November 2027.
Kedua kejuaraan tersebut mempertandingkan sejumlah kategori usia, mulai dari U11, U13, U15, U17 hingga U19.
Yon mengatakan kepercayaan yang diberikan ITTF merupakan pencapaian penting bagi perkembangan olahraga tenis meja Indonesia.
Menurutnya, ajang tersebut menjadi kesempatan bagi atlet muda untuk merasakan persaingan internasional sekaligus mengumpulkan poin peringkat sebagai bagian dari kualifikasi menuju Kejuaraan Asia maupun Olimpiade.
"Atlet-atlet kita akan merasakan seperti persaingan di panggung internasional dan bagaimana mereka harus berjuang mengumpulkan poin," katanya.
Muhammad Naufal Berpeluang Isi Salah Satu Wildcard
Yon menjelaskan WTT Youth Contender terbuka bagi seluruh atlet yang memenuhi persyaratan seleksi untuk mengikuti pertandingan.
Sementara itu, WTT Youth Star hanya diikuti atlet dengan peringkat 30 besar dunia serta dua atlet Indonesia yang memperoleh tiket khusus sebagai tuan rumah.
Salah satu atlet yang berpeluang mengisi tiket tersebut adalah Muhammad Naufal yang telah menorehkan sejumlah prestasi di berbagai kejuaraan internasional.
Naufal sebelumnya menjuarai WTT Youth Contender Dubai 2025 nomor tunggal putra kategori U17 dan mempersembahkan medali perunggu bagi Indonesia pada SEA Games 2025.
Ia juga berhasil menembus babak 16 besar serta masuk jajaran 32 besar dunia kategori U19 dalam ajang WTT Youth Smash Singapore 2026.
Yon mengatakan IPL masih akan memantau perkembangan prestasi atlet sebelum menentukan dua nama yang akan mewakili Indonesia pada kejuaraan tersebut.
"Perjalanan menuju WTT itu kan masih sampai tahun depan jadi kami akan memantau perkembangan prestasi atlet kita untuk menentukan siapa yang ikut bersaing," katanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan




