
Pantau - Kapten Borussia Dortmund Julian Brandt menyebut keberhasilan mengeksekusi situasi bola mati menjadi kunci kemenangan 4-0 atas FSV Mainz dalam lanjutan Liga Jerman 2025/2026 di Stadion Signal Iduna Park, Sabtu dini hari WIB.
Dortmund menang melalui dua gol Serhou Guirassy pada menit ke-10 dan 42, satu gol Maximilian Beier pada menit ke-15, serta gol Ramy Bensebaini pada menit ke-84.
Kemenangan tersebut membuat tim asuhan Niko Kovac memperkecil jarak dengan Bayern Muenchen di puncak klasemen sementara dengan koleksi 51 poin dari 22 pertandingan, terpaut tiga poin dari Bayern.
Efektivitas Bola Mati
Brandt menilai performa para eksekutor dan pemain target dalam situasi tendangan sudut menjadi faktor pembeda dalam laga tersebut.
"Baik para pemain target maupun eksekutor tendangan sudut sedang melakukan tugasnya dengan baik saat ini. Gol dari bola mati sering kali membuka permainan bagi kami," ujar Brandt.
Bek sayap Julian Ryerson berperan penting sebagai eksekutor bola mati dengan mengonversi tiga situasi menjadi gol dan menambahkan satu assist sehingga membukukan empat assist pada laga tersebut.
Empat assist itu berkontribusi pada dua gol Guirassy serta masing-masing satu gol dari Beier dan Bensebaini.
Sepanjang musim ini Ryerson telah mengoleksi 11 assist, termasuk enam assist dalam tiga laga terakhir, dan hanya Michael Olise yang memiliki jumlah assist lebih banyak dengan total 16 assist di Liga Jerman musim ini.
Ancaman Konsisten dari Sepak Pojok
Dortmund selalu mencetak gol dari tendangan sudut dalam empat pertandingan terakhir secara beruntun dan tidak ada klub lain yang mencatat lebih dari delapan gol dari skema sepak pojok musim ini.
Sebanyak sembilan dari 13 gol terakhir Dortmund lahir dari situasi bola mati yang menjadi perhatian khusus tim setelah paruh pertama musim.
"Kami sangat berbahaya dalam situasi bola mati. Babak kedua memang tidak terlalu spektakuler, tetapi justru lebih solid. Kami sangat menaruh perhatian pada situasi bola mati, dan setelah paruh pertama musim, kami tahu masih ada potensi untuk berkembang di area ini," kata Brandt.
Sementara itu, Mainz menghentikan tren tiga kemenangan beruntun mereka dan tertahan di peringkat ke-14 dengan 21 poin dari 22 laga.
- Penulis :
- Gerry Eka







